Being Excellent with Islamic Values

Contact Info

Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
info@iainkediri.ac.id
0354 - 689282

Follow Us

Akselerasi Implementasi Ekoteologi, UIN Syekh Wasil Kediri Siapkan Penataan Kampus Hijau Berkelanjutan

UINSW Newsroom – Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri terus mempercepat implementasi program ekoteologi melalui penyusunan naskah akademik yang menjadi landasan pengembangan kampus hijau berkelanjutan. Komitmen tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Reviu Dokumen Naskah Akademik Ekoteologi yang digelar pada Selasa (14/7/2026) di Ruang Rapat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Syekh Wasil Kediri.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang tata ruang dan lingkungan, yakni Ahli Muda Tata Ruang Wilayah dan Kota Bappeda Kota Kediri, Rifki Alvian Syafii, serta Pegiat Lingkungan sekaligus Tim Verifikasi Program Berseri Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Sujiman. Keduanya memberikan masukan strategis guna memperkuat substansi naskah akademik sekaligus arah implementasi ekoteologi di lingkungan kampus.

Dalam paparannya, Rifki menilai UIN Syekh Wasil Kediri memiliki posisi strategis sebagai perguruan tinggi yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan tata ruang hijau di Kota Kediri. Menurutnya, pengembangan kawasan kampus perlu dirancang secara terpadu agar mampu mendukung mobilitas rendah emisi, memperluas konektivitas ruang hijau, menghadirkan ruang publik yang inklusif, serta mewujudkan kawasan yang adaptif terhadap pengelolaan air.

"UIN Syekh Wasil Kediri sebagai perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai penggerak tata ruang hijau Kota Kediri. Dengan meninjau masterplan yang ada, penataan ruang kampus hijau UIN Syekh Wasil Kediri diharapkan dapat saling terintegrasi sehingga mampu menciptakan mobilitas yang rendah emisi, jaringan hijau yang terhubung, ruang inklusif, hingga ruang yang sensitif terhadap air," ujar Rifki.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur hijau dan biru (green-blue infrastructure) di lingkungan kampus tidak hanya meningkatkan kualitas ruang terbuka, tetapi juga berperan dalam memperkuat fungsi resapan air, konservasi sumber daya, kenyamanan lingkungan, serta pelestarian biodiversitas. Selain itu, implementasi ekoteologi diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi pengelolaan sampah yang saat ini menjadi salah satu tantangan utama di Kota Kediri.


Pandangan serupa disampaikan Sujiman. Ia mengapresiasi langkah UIN Syekh Wasil Kediri yang mulai mengintegrasikan konsep kampus hijau ke dalam kebijakan kelembagaan. Menurutnya, implementasi ekoteologi akan lebih berdampak apabila menjadi bagian dari rencana strategis universitas dan terintegrasi dalam kegiatan akademik, mulai dari pembelajaran, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat, termasuk melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Ia juga menekankan empat indikator utama yang perlu menjadi perhatian dalam implementasi ekoteologi, yakni pengelolaan sampah, konservasi air, efisiensi energi, dan pengembangan ruang terbuka hijau sebagai fondasi kampus yang berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UIN Syekh Wasil Kediri, M. Dimyati Huda, menegaskan bahwa ekoteologi merupakan program strategis jangka panjang yang akan terus dikembangkan secara berkelanjutan.

"Kami ingin ekoteologi tidak berhenti sebagai sebuah gagasan, tetapi diwujudkan dalam kebijakan, pengembangan akademik, hingga budaya kampus yang berkelanjutan," ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AKU) Barnoto berharap implementasi ekoteologi mampu menjadi warisan kebaikan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kontribusi UIN Syekh Wasil Kediri dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui penyusunan naskah akademik yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, UIN Syekh Wasil Kediri menegaskan komitmennya untuk menjadikan ekoteologi sebagai landasan pengembangan kampus hijau yang tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Kediri dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Penulis: Zuhrufi  |  Editor: Ropingi el-Ishaq

Berita Lainnya