UINSW Newsroom – Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan kampus yang inklusif, aman, dan bebas dari kekerasan seksual, UIN Syekh Wasil Kediri menyelenggarakan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual bagi Tenaga Keamanan dan Kebersihan pada Kamis (11/06/2026) di Auditorium Perpustakaan Lantai IV. Kegiatan yang dihadiri oleh Rektor, Kepala Biro AKU, Kepala Bagian Akademik dan Umum, Kepala Subbagian Tata Usaha, Perlengkapan, dan Rumah Tangga, serta para tenaga kependidikan ini menjadi bagian dari upaya penguatan implementasi kebijakan perlindungan terhadap seluruh warga kampus serta peningkatan kesadaran kolektif dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual.
Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Wahidul Anam, yang turut hadir dalam acara tersebut menekankan bahwa kegiatan ini merupakan upaya lembaga dalam mencegah kekerasan seksual dan menjaga ketertiban di lingkungan kampus. Rektor menambahkan bahwa upaya ini memerlukan adanya kerja sama seluruh pihak sehingga perlu adanya persamaan pemahaman dan persepsi terkait hal ini.
“Kita semua adalah keluarga besar UIN Syekh Wasil Kediri. Kita semua ingin menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, maka ini adalah tanggung jawab kita bersama agar kegiatan akademik bisa berjalan dengan baik,” ujar Wahidul Anam.



Hadir dalam kegiatan kali ini dua narasumber dari Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Syekh Wasil Kediri, Luthfi Atmasari dan Nuril Hidayati. Dalam kesempatan tersebut, Luthfi yang juga merupakan Ketua PSGA UIN Syekh Wasil Kediri memberikan paparan kepada para tenaga kependidikan terkait regulasi, pengertian dan bentuk kekerasan seksual, cara pencegahan serta penanganannya. Sementara itu, Nuril Hidayati menyampaikan berbagai contoh sikap profesional yang perlu diterapkan oleh tenaga kependidikan dalam berinteraksi guna menciptakan layanan yang ramah, etis, dan berintegritas.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini UIN Syekh Wasil Kediri terus berupaya mewujudkan lingkungan akademik yang aman dan nyaman bagi seluruh sivias akademika serta menjadi komitmen dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual di lingkungan kampus.
Penulis: Zuhrufi | Editor: Ropingi el-Ishaq





