Being Excellent with Islamic Values

Contact Info

Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
[email protected]
0354 - 689282

Follow Us

Bukti Dukungan Abadi Indonesia untuk Palestina, UIN Syekh Wasil Kediri Undang Duta Besar Palestina

UINSW Newsroom – Sebagai wujud dukungan abadi sivitas akademika UIN Syekh Wasil Kediri dalam mendukung Palestina, UIN Syekh Wasil Kediri mengundang Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Saleh Muhammad Al-Shun pada Kamis (12/04/2025) di Auditorium Perpustakaan UIN Syekh Wasil Kediri. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Staf Khusus Menteri Agama Farid F. Saenong sebagai narasumber serta Rektor dan para jajaran pimpinan. 

Dalam sambutannya, Rektor UIN Syekh Wasil Kediri Wahidul Anam menyebut bahwa kegiatan ini terinsipirasi oleh pidato Bapak Presiden Prabowo Subianto pada Konferensi Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 23 September 2025 lalu.

Mengutip pernyataan Presiden Prabowo, Wahidul Anam menyebut bahwa Indonesia mengutuk keras segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil yang tidak bersalah. Oleh karenanya, seluruh rakyat Indonesia siap mengambil tanggung jawab masalah Palestina dan menyatakan dukungan penuh atas kemerdekaan negara Palestina.

“Kita sebagai masyarakat Indonesia tidak henti-hentinya mendukung kemerdekaan Palestina sebagaimana kemerdekaan kita saat ini. Kami menyatakan bahwa semangat kita untuk mendukung Palestina tidak akan luntur dan kita selamanya mendukung Palestina,” tegas Wahidul Anam.

Duta Besar Palestina Zuhair Al-Shun mengungkapkan terima kasih serta rasa cinta dan hormatnya atas dukungan-dukungan yang disampaikan oleh Indonesia, terutama para sivitas akademika UIN Syekh Wasil Kediri. Ia yakin dengan segenap dukungan yang disampaikan oleh rakyat Indonesia, Palestina akan berhasil meraih kemerdekaannya.

“Hubungan Indonesia dan Palestina adalah hubungan yang tidak bisa dibayangkan oleh akal manusia. Ia seperti saudara kembar. Semenjak Indonesia merdeka, Indonesia menyatakan bahwa Indonesia tidak akan berhenti tenang sampai Palestina merdeka. Ini adalah hubungan yang luar biasa,” tutur Zuhair dalam bahasa Arab sebagaimana diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Jamaluddin Achmad Kholiq selaku moderator acara.

Di sisi lain, narasumber Farid F Sainong dalam paparannya menggarisbawahi peran Indonesia yang memiliki peluang besar sebagai juru damai. Ia menyebut kultur maritim Indonesia menjadikan Indonesia sebagai negara yang terbuka terhadap orang lain sehingga memunculkan jiwa egaliter dalam hubungannya dengan negara-negara lain.

“Keberadaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri berikut UIN Syekh Wasil Kediri dalam menyuarakan moderasi beragama menjadi modal besar untuk menunjukkan kekuatan Islam Indonesia. Ini bisa menjadi strategi bagi Indonesia dalam isu-isu perdamaian global termasuk dalam mendukung kemerdekaan Palestina,” tutur Farid.

Tak hanya diskusi dan interaksi dengan para peserta dalam membahas peran historis, diplomasi, dan kemanusiaan, dilakukan juga penandatanganan kesepakatan bersama antara UIN Syekh Wasil Kediri dengan Kedutaan Besar Palestina. Harapannya, kegiatan ini menjadi momentum dukungan UIN Syekh Wasil Kediri dalam memperkuat hubungan diplomatik dengan Palestina serta menjadi wujud keikutsertaan sivitas akademika dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.


Penulis: Zuhrufi | Editor: Ropingi el-Ishaq

Berita Lainnya