UINSW Newsroom – Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri terus mendorong para sivitas akademika untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya. Salah satu komitmen ini diwujudkan melalui persiapan tes psikologi bagi para dosen yang akan mengikuti seleksi calon asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Keagamaan (LAMGAMA), Kamis (17/9/2026) di Aula Gedung Pendidikan Terintegrasi UIN Syekh Wasil Kediri.
Wakil Rektor I UIN Syekh Wasil Kediri, Taufik Alamin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa persiapan calon asesor tidak hanya berkaitan dengan penguasaan substansi akreditasi, tetapi juga kesiapan menghadapi berbagai tahapan seleksi. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan arahan dari dua guru besar UIN Syekh Wasil Kediri yang telah lolos seleksi sebagai asesor LAMGAMA, serta materi psikologi dari Imron Muzakki selaku Kepala Laboratorium Psikologi dan Muniron selaku Ketua LPM.
Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Wahidul Anam, berharap para peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi calon asesor LAMGAMA. Menurutnya, terdapat beberapa tahapan yang perlu dipersiapkan peserta, mulai dari tes psikologi, wawancara, hingga tes inventori.
Wahidul Anam yang juga telah ditetapkan sebagai asesor LAMGAMA berbagi pengalaman terkait tes yang diikutinya. Ia mengungkapkan bahwa tes psikologi dilaksanakan secara computer-based dengan menggunakan aplikasi. Selanjutnya, peserta akan menghadapi wawancara yang antara lain berkaitan dengan pemahaman mengenai Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) serta isu-isu terbaru dalam penjaminan mutu pendidikan tinggi.
“Tahapan berikutnya adalah tes inventori yang berkaitan dengan kepribadian, minat, sikap, nilai seseorang, termasuk objektivitas,” terang Rektor.
Sementara itu, Imron Muzakki dalam paparannya terkait tes psikologi menekankan bahwa para peserta perlu mempersiapkan kondisi diri agar mampu menunjukkan respons yang wajar dan konsisten selama mengikuti tes.
Senada, Guru Besar UIN Syekh Wasil Kediri Ahmad Subakir yang juga telah diangkat sebagai Asesor LAMGAMA pada Batch 2 Tahun 2026 menambahkan bahwa terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan peserta. Ahmad Subakir menyebut bahwa dalam menghadapi tes psikologi maupun wawancara, para peserta dituntut untuk menunjukkan kesiapan, ketenangan, kemampuan menjaga fokus, sikap kerja, serta performa dalam menyelesaikan tugas.
Ketua LPM Prof. Muniron yang turut hadir pada kesempatan tersebut juga menambahkan beberapa materi terkait standar Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Menurutnya, para peserta juga perlu memperkaya informasi tentang regulasi terbaru ini untuk menghadapi persiapan tes wawancara yang juga merupakan salah satu tahapan seleksi calon asesor LAMGAMA.
Melalui kegiatan ini, UIN Syekh Wasi Kediri terus mendorong para dosen untuk meningkatkan profesionalisme dalam ranah perguruan tinggi. Harapannya, para peserta mampu mengikuti setiap tahapan seleksi secara optimal.
Penulis: Zuhrufi & Berlyan | Editor: Ropingi el-Ishaq






