UINSW Newsroom – Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Syekh Wasil Kediri Prof. Muniron mendorong seluruh sivitas akademika UIN Syekh Wasil Kediri untuk memperkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui Rapat Tinjauan Manajemen yang dilaksanakan oleh Unit Pengelola Program Studi (UPPS) dan Fakultas. Hal tersebut disampaikan dalam amanat apel yang berlangsung pada Senin (5/10/2026) di Halaman Perpustakaan UIN Syekh Wasil Kediri.
Lebih lanjut, Muniron menyampaikan bahwa dalam kurun waktu dua bulan terakhir hingga satu bulan ke depan merupakan periode penting dalam pelaksanaan RTM sebagai bagian dari siklus penjaminan mutu di lingkungan universitas. Sebagai kelanjutan dari RTM d tingkat fakultas, LPM kemudian akan mengindetifikasi dan menganalisis temuan-temuan yang belum bisa dituntaskan pada RTM di tingkat UPPS.
“LPM akan mengidentifikasi dan menginventarisasi pertemuan-pertemuan yang belum bisa dituntaskan pada RTM UPPS. Hal-hal tersebut nantinya akan dibahas oleh para pemangku kebijakan dalam RTM tingkat universitas,” jelasnya.
RTM tingkat universitas direncanakan berlangsung pada akhir Oktober atau awal November. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk membahas berbagai persoalan strategis yang membutuhkan kebijakan pada tingkat universitas.
“Produk RTM ini akan disampaikan kepada Bapak Rektor untuk menjadi bahan dalam menetapkan kebijakan terhadap temuan-temuan audit internal,” katanya.
“Dengan RTM, terjadi continuous quality improvement, peningkatan mutu secara terus-menerus dan berkelanjutan, sehingga mutu kita bisa meningkat dari tahun sebelumnya,” tegasnya.
Untuk itu, Prof. Muniron mengajak seluruh sivitas akademika UIN Syekh Wasil Kediri untuk memberikan dukungan dan membangun kerja sama dalam setiap tahapan pelaksanaan SPMI dan RTM. Ia berharap pelaksanaan RTM tahun ini dapat berjalan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya dan menghasilkan rekomendasi yang semakin efektif bagi peningkatan mutu universitas.
Penulis: Zuhrufi | Editor: Ropingi el-Ishaq




