UINSW Newsroom - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan bisnis dan memperluas jangkauan pemasaran. Menyikapi peluang tersebut, UIN Syekh Wasil Kediri melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan pelatihan pendampingan UMKM bertajuk "Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Digital Marketing pada UMKM", Rabu (4/11/2026).
Bertempat di Gedung SBSN Sumberjiput Lantai 4 UIN Syekh Wasil Kediri, kegiatan ini diikuti oleh 80 peserta yang berasal dari berbagai kalangan pelaku usaha di wilayah Kediri. Peserta terdiri atas 30 mahasiswa pelaku UMKM, 25 pelaku UMKM Kota Kediri, dan 25 pelaku UMKM Kabupaten Kediri.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan mendorong penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Melalui pelatihan ini, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga dapat memanfaatkannya sebagai instrumen strategis untuk mengembangkan usaha.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembacaan doa, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Ketua LPPM UIN Syekh Wasil Kediri, Dr. Moh. Shofiyul Huda, M.Ag. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut hadir Pembina Rumah Literasi Kediri Raya (RLKR), Achmad Munif, S.E., M.M., yang memberikan sambutan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan literasi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya sektor UMKM.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi utama pelatihan yang menghadirkan Tim Digital Marketing Indonesia sebagai pemateri. Pelatihan dikemas melalui dua sesi penyampaian materi yang membahas pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung strategi pemasaran digital. Peserta diperkenalkan pada berbagai potensi AI dalam membantu proses pembuatan konten promosi, pengembangan ide kreatif, hingga optimalisasi pemasaran melalui platform digital.
Menariknya, pelatihan tidak hanya berhenti pada penyampaian materi. Peserta juga memperoleh kesempatan untuk mengikuti praktik secara langsung dalam memanfaatkan teknologi AI untuk kebutuhan pemasaran usaha. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik tersebut, peserta dapat mengenal lebih dekat bagaimana teknologi AI dapat digunakan sebagai alat bantu dalam menghasilkan materi promosi yang kreatif dan menarik.
Pemanfaatan AI dalam digital marketing dinilai menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan UMKM untuk meningkatkan efektivitas kegiatan pemasaran. Teknologi ini memungkinkan pelaku usaha mengembangkan ide konten, menyusun strategi komunikasi pemasaran, serta menciptakan materi promosi dengan lebih praktis dan efisien. Dengan demikian, keterbatasan sumber daya yang selama ini menjadi salah satu tantangan UMKM dalam pemasaran digital diharapkan dapat diatasi secara bertahap.
Melalui kegiatan ini, UIN Syekh Wasil Kediri berupaya memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis masyarakat dalam menghadapi perubahan dan tantangan ekonomi digital. Kolaborasi dengan Rumah Literasi Kediri Raya (RLKR) juga menjadi bagian penting dalam membangun sinergi pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kapasitas, literasi teknologi, dan pengembangan potensi ekonomi lokal.
Penyelenggaraan pelatihan ini sekaligus merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Tidak hanya menjadi ruang transfer pengetahuan, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat praktis dan mendorong keberlanjutan pengembangan UMKM di Kota maupun Kabupaten Kediri.
Penulis: Achmad Munif | Editor: Ropingi el-Ishaq



