Being Excellent with Islamic Values

Contact Info

Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
[email protected]
0354 - 689282

Follow Us

Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Rektor UIN Syekh Wasil Kediri Sampaikan Tiga Teladan Pahlawan

UINSW Newsroom – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025, para sivitas akademika UIN Syekh Wasil Kediri melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan pada Senin (10/11/2025) di Halaman Rektorat UIN Syekh Wasil Kediri. Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Wahidul Anam, yang bertindak sebagai Pembina Upacara pada kesempatan kali ini menyampaikan amanat Menteri Sosial terkait teladan para pahlawan bangsa.

Dalam amanatnya, Wahidul Anam menyampaikan tiga teladan utama para pahlawan bangsa, yakni kesabaran, semangat mengutamakan kepentingan bangsa, dan visi masa depan. Ia menyebut bahwa bangsa Indonesia perlu meneladani kesabaran para pahlawan, penyusunan strategi, maupun perjuangan di tengah keterbatasan.

Selanjutnya, Wahidul Anam menggarisbawahi semangat para pahlawan dalam memprioritaskan kepentingan bangsa. Ia berujar bahwa setelah merdeka, para pahlawan memfokuskan diri pada pengabdian ke masyarakat, bukan pada jabatan. “Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah. Mereka justru kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian,” tegas Wahidul Anam.

Lebih lanjut, Wahidul Anam juga mengingatkan visi para pahlawan dalam mewujudkan Indonesia sebagai bangsa yang makmur. Dengan niat yang tulus, para pahlawan senantiasa menjadikan perjuangan mereka sebagai bagian dari ibadah yang dengan disertai doa, mereka berjuang untuk generasi yang akan datang.

Di bawah pandu asta cita, Presiden Prabowo Subianto juga terus menghidupkan semangat para pahlawan ini melalui penguatan ketahanan nasional, peningkatan mutu pendidikan, keadilan sosial, dan pembangunan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

“Hari ini, mari kita bersyukur dan berjanji: bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus,” ajak Wahidul Anam.

“Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam. Dengan bekerja, bergerak dan berdampak,” pungkasnya seraya mengajak para peserta upacara untuk terus melanjutkan perjuangan.


Penulis: Zuhrufi Latifah  |  Editor: Ropingi el-Ishaq

Berita Lainnya