Being Excellent with Islamic Values

Contact Info

Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
[email protected]
0354 - 689282

Follow Us

Realisasi Project Mata Kuliah, Mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Islam UIN Syekh Wasil Kediri Gelar FEMIE 2025, Hadirkan Influencer Inspiratif Sherly Anavita Rahmi

UINSW Newsroom – Mahasiswa program studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah UIN Syekh Wasil Kediri menggelar kegiatan tahunan Festival for Event Management of Islamic Education (FEMIE) pada Selasa (02/12/2025). Pada tahun ini, rangkaian kegiatan FEMIE diawali dengan Edutech National Competition, Expo, dan acara puncak yakni seminar dengan menghadirkan narasumber inspiratif Sherly Anavita Rahmi.

Dekan Fakultas Tarbiyah, Munifah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan yang diinisiasi oleh para mahasiswa prodi MPI. Secara khusus, kegiatan ini merupakan project dari mata kuliah Event Management di bawah bimbingan Intan Nuzulis selaku dosen pengampu. Dengan kegiatan ini, para mahasiswa belajar dan praktik secara langsung terkait penyediaan anggaran, konsep, hingga pelaksanaan acara. 

“Kegiatan ini merupakan realisasi tindak lanjut dari mata kuliah Event Management. Prodi MPI khususnya memiliki tujuan dan visi misi menghasilkan lulusan yang mampu menjadi manajer kegiatan. Maka mata kuliah ini ditindaklanjuti dengan kegiatan ini agar para mahasiswa mampu mengorganisir kegiatan berskala besar semacan ini,” jelas Munifah.

Senada, Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Wahidul Anam, yang turut hadir membuka acara memberikan apreasiasi kepada para mahasiswa MPI yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan rutin sejak 2023 ini.

“Mahasiswa MPI memiliki peluang yang luar biasa karena memiliki kesempatan untuk berkolaborasi dengan para ahli serta masyarakat sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan sukses. Saya berharap agar kegiatan semacam ini terus dikembangkan sehingga prodi MPI memiliki kegiatan mandiri yang luar biasa,” sebut Wahidul Anam.

Pada acara seminar kali ini, narasumber utama Sherly Anavita Rahmi mengulik peluang karier masa depan bagi generasi muda. Sherly menegaskan bahwa kemenangan generasi muda ditentukan oleh kemampuan berpikir kritis, empati, dan kematangan karakter. Teknologi, termasuk AI, menurutnya, adalah alat untuk mempercepat proses critical thinking, memilah informasi, dan menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah. 

“Di tengah perubahan dunia kerja, kemampuan adaptasi, kepekaan sosial, empati, serta pengalaman melalui organisasi menjadi modal yang jauh lebih bernilai daripada sekadar kecerdasan akademik. Dan kesuksesan tidak hadir secara instan. Ia tumbuh dari pola pikir progresif, kebiasaan belajar yang konsisten serta keberanian mempersiapkan diri menjadi pemain, bukan hanya penonton dalam proses perubahan,” ujar Sherly.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan FEMIE 2025 diawali dengan Edutech National Competition dengan mengusung tema “Inovasi Pendidikan Berbasis Digital di Era Society 5.0” yang diikuti oleh 82 tim secara daring pada 1-25 November 2025.  Para peserta mengikuti rangkaian alur kompetisi yang cukup komprehensif, dimulai dengan penyusunan paper ilmiah, pembuatan produk inovatif, hingga penyusunan video produk sebagai media penjelasan dan dokumentasi hasil karya.

Tak hanya itu, para mahasiswa prodi MPI selaku panitia juga berlatih untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dengan menhadirkan kolaborasi sponsor brand ternama dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada bazar yang digelar selama seminar berlangsung. Selain memperkuat kemitraan, kegiatan ini juga menjadi ruang kreatif dan produktif bagi para mahasiswa serta pelaku usaha lokal.


Penulis: Zuhrufi  |  Editor: Ropingi el-Ishaq

Berita Lainnya