UINSW Newsroom – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri menjalani asesmen lapangan akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) pada 3–5 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Gedung Pendidikan Terintegrasi (GPT) ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan sekaligus penguatan tata kelola program studi KPI UIN Syekh Wasil Kediri.
Asesmen lapangan dihadiri oleh Rektor UIN Syekh Wasil Kediri beserta jajaran pimpinan, mulai dari para Wakil Rektor, Kepala Biro Akademik, Keuangan, dan Umum (AKU), Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, para Wakil Dekan, Kaprodi dan Sekprodi hingga para pimpinan unit dan sivitas akademika yang terlibat dalam proses akreditasi.
Hadir dalam kegiatan tersebut tim asesor LAMSPAK yakni Susilastuti Dwi Nugraha Jati dari UPN Veteran Yogyakarta dan Nurist Surayya Ulfa dari Universitas Diponegoro. Selama masa asesmen, para asesor melakukan verifikasi terhadap dokumen akreditasi, meninjau sarana dan prasarana, berdialog dengan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta pengguna lulusan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen evaluasi diri dengan implementasi di lapangan.
Selama proses asesmen, Prodi KPI memaparkan berbagai kegiatan dan capaian yang telah diraih dalam penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi. Sebagai salah satu program studi yang berfokus pada pengembangan ilmu komunikasi berbasis nilai-nilai keislaman, Prodi KPI UIN Syekh Wasil Kediri senantiasa berupaya untuk menjadi pusat kajian pengembangan keilmuan komunikasi dan penyiaran yang unggul di tingkat internasional berbasis riset dan media digital berbasis keislaman dan keindonesiaan.
Melalui kurikulum yang adapatif terhadap perkembangan media dan kebutuhan masyarakat, Prodi KPI UIN Syekh Wasil Kediri memiliki target untuk mencetak lulusan yang profesonal, kritis, dan mampu berkontribusi dalam berbagai bidang komunikasi. Hal ini didukung dengan hadirnya dosen ahli serta dosen praktisi dan juga sarana prasarana yang mendukung seperti Laboratorium Komunikasi yakni Kaka Media dan Kaka FM.
Dalam bidang pembelajaran, para mahasiswa juga dibekali dengan berbagai kegiatan akademik dan non akademik untuk mendukung pengembangan kompetensi. Melalui mata kuliah Event Organizer, para mahasiswa diberikan kesempatan untuk praktik secara langsung dalam merancang dan menjalankan sebuah acara. Kegiatan ini dirancang untuk menghubungkan teori dan praktik lapangan serta untuk mengembangkan kemampuan akademik dan profesional di bidang komunikasi.
Pelaksanaan asesmen lapangan ini diharapkan menjadi langkah strategis bagi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam untuk semakin meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat tata kelola program studi, serta menghasilkan lulusan yang tidak hanya cakap berkomunikasi, tetapi juga berintegritas serta memiliki wawassan keislaman dan kepedulian sosial.
Penulis: Zuhrufi | Editor: Ropingi el-Ishaq





