Being Excellent with Islamic Values

Contact Info

Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
[email protected]
0354 - 689282

Follow Us

UIN Syekh Wasil Kediri Buka Kerjasama dengan Berbagai Lembaga Pendidikan, Perkuat Akses Pendidikan bagi Siswa, Santri, dan Penyandang Disabilitas

UINSW Newsroom – Dalam upaya memperluas akses pendidikan bagi siswa, santri, dan penyandang disabilitas, UIN Syekh Wasil Kediri menggelar pertemuan pembahasan Memorandum of Understanding (MoU) dengan tiga lembaga pendidikan, yakni SMAN 1 Kota Kediri, SMK Pendidikan Megaluh Jombang, dan Pondok Pesantren Al-Ishlah Assuyuthi. Pertemuan yang dihadiri langsung oleh Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Wahidul Anam, tersebut berlangsung di Ruang Sidang Lantai 3 Gedung Rektorat UIN Syekh Wasil Kediri pada Jumat (05/06/2026).

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan SMAN 1 Kota Kediri, Nurul, menyampaikan harapannya untuk menjalin kerja sama dengan UIN Syekh Wasil Kediri dalam pelaksanaan asesmen bagi calon peserta didik penyandang disabilitas pada jalur afirmasi. Hal ini sejalan dengan adanya aturan baru dalam pelaksanaan penerimaan siswa baru yang mengharuskan sekolah bekerja sama dengan pihak ketiga dalam proses asesmen.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Wahidul Anam, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, peserta didik penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk memperoleh akses pendidikan yang berkualitas. Ia menjelaskan bahwa UIN Syekh Wasil Kediri memiliki sumber daya manusia yang kompeten dalam pendampingan siswa berkebutuhan khusus. Bahkan, kampus telah berhasil mengantarkan mahasiswa tunanetra menyelesaikan pendidikan hingga jenjang sarjana.


Dalam kesempatan yang sama, Miftakhul Hidayat selaku perwakilan SMK Pendidikan Megaluh Jombang menyampaikan bahwa alumni SMK cenderung berorientasi untuk langsung bekerja setelah lulus sekolah, terlebih di tengah berbagai pertimbangan yang dihadapi siswa, termasuk keterbatasan biaya untuk melanjutkan pendidikan. Melalui kerja sama ini, pihak sekolah berharap UIN Syekh Wasil Kediri dapat lebih dikenal di kalangan siswa dan masyarakat, sehingga ke depan siswa tidak hanya berorientasi pada dunia kerja, tetapi juga memiliki wawasan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. 

Sementara itu, perwakilan Pondok Pesantren Al-Ishlah Assuyuthi, Mohamad Ropikazis, juga menyampaikan bahwa kerja sama dengan UIN Syekh Wasil Kediri diharapkan dapat menjadi referensi bagi alumni Madrasah Aliyah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Pihak pesantren juga menyatakan kesediaannya menerima mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri yang akan melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Selain itu, pihak pesantren berharap para mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tetap diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan pesantren di tempat asal mereka sehingga tidak tertinggal pembelajaran keagamaan yang telah dijalani. 

Menanggapi hal tersebut, Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Wahidul Anam, menjelaskan bahwa UIN Syekh Wasil Kediri menyediakan berbagai skema beasiswa, termasuk KIP Kuliah, beasiswa tahfidz Al-Qur’an, dan beasiswa baca kitab kuning yang relevan bagi lulusan pondok pesantren.

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara UIN Syekh Wasil Kediri dengan berbagai lembaga pendidikan di wilayah Kediri dan sekitarnya. Melalui kerja sama tersebut, diharapkan tercipta kolaborasi yang mampu meningkatkan akses, kualitas, dan keberlanjutan pendidikan bagi peserta didik dari berbagai latar belakang. 

UIN Syekh Wasil Kediri juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas sosialisasi informasi penerimaan mahasiswa baru serta program beasiswa akademik dan nonakademik kepada masyarakat dan orang tua. Langkah ini dilakukan agar semakin banyak siswa yang memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa terkendala biaya.

Penulis: Anung Jr dan Sindy | Editor: Ropingi el Ishaq

Berita Lainnya