Being Excellent with Islamic Values

Contact Info

Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
[email protected]
0354 - 689282

Follow Us

UIN Syekh Wasil Kediri Dorong Akademisi Manfaatkan Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit

UINSW Newsroom — UIN Syekh Wasil Kediri menggelar sosialisasi Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit atau MORA The Air Funds Kementerian Agama Republik Indonesia pada Kamis (04/06/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Rektorat Lt. 4 UIN Syekh Wasil Kediri tersebut menghadirkan Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, Ruchman Basori, serta Hendro Dwi Antoro selaku Ketua Tim Kerja Sama Kelembagaan dan Riset di Puspenma sebagai narasumber.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada dosen dan peneliti mengenai peluang pendanaan riset yang disediakan Kementerian Agama sekaligus mendorong peningkatan kualitas penelitian yang berdampak bagi masyarakat.

Wakil Rektor 2 UIN Syekh Wasil Kediri Taufik Alamin dalam sambutannya mengajak para akademisi untuk memanfaatkan momentum pendanaan riset yang tersedia saat ini untuk meningkatkan produktivitas penelitian dan memperluas kolaborasi antarpeneliti.

“Ini merupakan momentum yang sangat baik bagi para akademisi untuk berakselerasi dan membangun kolaborasi riset. Melalui program ini, para akademisi berpeluang memperoleh pendanaan yang dapat memperkuat kualitas penelitian sekaligus menghasilkan luaran yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.


Dalam pemaparannya, Ruchman Basori menjelaskan berbagai skema, persyaratan, tahapan seleksi, hingga mekanisme pelaksanaan Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit. Ia menegaskan bahwa program tersebut dirancang untuk memperkuat ekosistem riset nasional melalui dukungan pendanaan yang kompetitif dan berorientasi pada hasil.

Ruchman menyebut bahwa penguatan riset menjadi bagian penting dalam mendukung visi Indonesia sebagai destinasi pendidikan Islam dunia. Selain itu, riset juga berkontribusi dalam percepatan pemenuhan sumber daya manusia di bidang sains dan teknologi yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan nasional.

“Perguruan tinggi keagamaan tidak hanya berperan dalam pengembangan ilmu-ilmu keagamaan, tetapi juga harus mampu melahirkan inovasi di bidang sains dan teknologi. Dari sinilah akan lahir tenaga-tenaga profesional dan terampil yang mampu menjadi penggerak pembangunan serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, Pendanaan Riset Indonesia Bangkit MORA The Air Fund menawarkan sejumlah manfaat bagi para peneliti, antara lain fleksibilitas dalam pelaksanaan kegiatan riset, dukungan pendanaan yang relatif besar, serta peluang menghasilkan penelitian yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program ini juga diarahkan untuk menjawab berbagai tema prioritas nasional sekaligus memperkuat kolaborasi riset antarperguruan tinggi dan lembaga penelitian.

Melalui kegiatan ini, UIN Syekh Wasil Kediri berharap semakin banyak dosen dan peneliti yang mampu memanfaatkan Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit MORA The Air Fund untuk menghasilkan penelitian berkualitas, memperkuat jejaring kolaborasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat.

Penulis: Zuhrufi  |  Editor: Ropingi el-Ishaq

Berita Lainnya