UINSW Newsroom – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri, Wahidul Anam, mengukuhkan sebanyak 603 wisudawan pada prosesi wisuda gelombang IV Tahun 2026, Kamis (15/10/2026) yang dilaksanakan di Gedung Sport Center UIN Syekh Wasil Kediri.
Pada kesempatan tersebut, Rektor Wahidul Anam mengingatkan kepada para wisudawan agar tidak menjadikan wisuda sebagai akhir proses belajar. Ia berpesan kepada para wisudawan untuk juga mengambil peran dalam kehidupan sosial melalui pengabdian dalam berbagai bidang, termasuk kontribusi di lingkungan masyarakat, musala, maupun madrasah diniyah.
“Wisuda ini hanya tanda administratif bahwa Saudara telah menyelesaikan pendidikan S1, S2, atau S3. Jangan berhenti belajar setelah wisuda. Ilmu apa pun yang Saudara tekuni akan menjadi sesuatu yang baik jika terus dikembangkan dan diamalkan,” pesan Rektor.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan terbaik, salah satunya kepada Ayu Fajar Lestari, mahasiswi penyandang disabilitas yang merupakan penghafal 30 juz Al-Qur’an dan peraih penghargaan bergengsi baik di tingkat nasional maupun internasional.
Rektor menyampaikan kebanggaannya atas kesungguhan Ayu dalam menjalani pendidikan sekaligus mengabdikan diri di lingkungan UIN Syekh Wasil Kediri. Berbagai penghargaan yang berhasil diraihnya menjadi bukti prestasi dan dedikasi yang patut diapresiasi.
Disampaikan oleh Rektor, prestasi Ayu juga mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kediri. Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi dan keilmuannya, Ayu memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) di UIN Syekh Wasil Kediri.
Dalam laporan akademik yang disampaikan oleh Wakil Rektor I, Taufik Alamin, tercatat 603 wisudawan terdiri dari 580 lulusan program sarjana (S1), 19 lulusan magister (S2), dan 4 lulusan doktor (S3). Dari jumlah tersebut, sebanyak 466 wisudawan atau sekitar 77,3?rhasil meraih predikat cumlaude.
Pada jenjang sarjana, Elvianabila Aprilia dari Program Studi Pendidikan Agama Islam menjadi lulusan terbaik dengan IPK 3,94. Sementara itu, lulusan terbaik jenjang magister diraih Ulfiyatul Aulia Ulirrosyidah dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dengan IPK 3,99. Adapun lulusan terbaik jenjang doktor diraih M. Rizki Syahrul Ramadhan dari Program Studi Studi Islam dengan IPK 4,00.
Wakil Rektor I juga melaporkan bahwa hingga pelaksanaan wisuda ini, UIN Syekh Wasil Kediri telah meluluskan total 19.224 alumni sejak masa STAIN Kediri, berlanjut menjadi IAIN Kediri, hingga bertransformasi menjadi UIN Syekh Wasil Kediri.
Dalam rangkaian tersebut, turut hadir Pengasuh Ponpes Al-Hikmah Purwoasri sekaligus Rois Syuriah PCNU Kabupaten Kediri, KH. Abdul Nasir Badrus yang membacakan doa bagi para wisudawan. Gus Nasir, sapaan akrab beliau, juga berpesan agar para lulusan tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik, tetapi mampu menghadirkan karya nyata setelah menyelesaikan pendidikan.
Penulis: Zuhrufi | Editor: Ropingi el-Ishaq





