UINSW Newsroom – Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri terus menunjukkan komitmen dalam mewujudkan Pendidikan tinggi yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan. Komitmen ini diwujudkan melalui penyediaan berbagai fasilitas serta pendampingan khusus bagi peserta disabilitas yang mengikuti ujian jalur mandiri tahun 2026.
Pelaksanaan ujian yang berlangsung di TIPD UIN Syekh Wasil Kediri ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar, transparan, dan akuntabel, proses ujian dilaksanakan dengan sistem Computer-Based Test (CBT).
Selain itu, UIN Syekh Wasil Kediri juga memastikan bahwa seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama dalam mengikuti seleksi dengan menyediakan aksesibilitas dan layanan pendukung yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta. Untuk memudahkan mobilisasi, UIN Syekh Wasil Kediri juga menyediakan ruang ujian khusus yang terletak di Ruang TIPD Lantai 1 bagi peserta disabilitas.
Salah satu peserta disabilitas, Margaretha, yang mengikuti ujian pada Kamis (18/06/2026) mengaku merasa terbantu dengan fasilitas dan pelayanan yang diberikan selama pelaksanaan ujian. Ia menyebut bahwa para panitia ujian sigap untuk membantu serta mengapresiasi adanya ruangan khusus yang disiapkan.
Penyediaan layanan bagi peserta disabilitas ini meruapakan bagian dari upaya kampus dalam menjamin kesetaraan hak dalam memperoleh pendidikan tinggi. Hal ini juga merupakan wujud komitmen yang diyakini oleh UIN Syekh Wasil Kediri bahwa seluruh peserta memiliki hak yang sama untuk mengikuti proses seleksi secara nyaman, aman, dan tanpa hambatan.
Penulis: Zuhrufi Latifah | Editor: Ropingi el-Ishaq




