Being Excellent with Islamic Values

Contact Info

Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
[email protected]
0354 - 689282

Follow Us

Dari Sulawesi ke UIN Syekh Wasil Kediri, Siti Nurhalizah Wisudawan dengan Segudang Prestasi

UINSW Newsroom – Gelaran Wisuda Gelombang I UIN Syekh Wasil Kediri yang dilaksanakan di Gedung Sport Center pada Sabtu (23/05/2026) menjadi momen yang paling dinantikan oleh Siti Nurhalizah M. Wisudawati Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) ini tidak hanya berhasil menuntaskan studi sarjananya dengan IPK Cumlaude 3,97, tetapi juga mengukuhkan diri sebagai salah satu wisudawan terbaik dengan rekam jejak prestasi yang luar biasa. Bagi gadis yang akrab disapa Liza, prosesi wisuda yang khidmat ini adalah buah manis dari keberaniannya untuk keluar dari zona nyaman.

Liza merupakan anak bungsu dari tujuh bersaudara asal Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Meski kedua orang tuanya tidak mengenyam pendidikan tinggi, mereka selalu menanamkan pentingnya pendidikan kepada anak-anaknya. Sebagai anak rantau, motivasi terbesar Liza adalah membahagiakan orang tua dan membuktikan bahwa anak terakhir pun mampu mendulang prestasi akademik yang membanggakan di tanah Jawa.

Perjalanan di tanah rantau tidaklah instan. Masuk melalui jalur Mandiri, Liza yang berkepribadian introvert sempat kesulitan beradaptasi dan minder karena tidak menguasai bahasa Jawa. Ditambah, keterbatasan mobilitas di awal kuliah yang mengharuskannya berjalan kaki atau bersepeda menuju kampus dari Ma’had Al-Jami’ah Darul Hikmah.

Namun, Liza menolak menyerah. Ia menantang keterbatasan dengan aktif mengikuti berbagai kompetisi untuk mengasah kepercayaan diri dan kemampuan komunikasinya. Ketekunan tersebut mengantarkannya meraup segudang prestasi membanggakan, di antaranya Juara 1 Essay Keagamaan pada Olimpiade Qur’an Hadist Nasional 2022 dan Penulis Puisi Terbaik Lomba Cipta Puisi Nasional 2023. Kemampuan bahasanya yang andal juga membawa Liza menyabet Juara 3 English News Reading Competition 2024 serta Juara 3 National News Anchor pada ESSCO 2025.

Tidak berhenti di situ, ia juga terpilih sebagai Runner-up 1 Duta Fakultas Tarbiyah 2024, meraih Juara 3 National Debate Competition di Universitas Muhammadiyah Malang, membawa pulang Silver Medal bidang Poetry pada ajang bergengsi 3rd SeIBa International Festival 2025 di Padang, serta meraih Juara Harapan 1 Edutech Competition. Selain gemilang di ranah kompetisi, Liza juga aktif mengasah jiwa kepemimpinannya sebagai anggota Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Tarbiyah periode 2024/2025.

Mengelola waktu antara kuliah, organisasi, dan lomba tentu menguras energi. Liza mengaku sempat berada di titik jenuh dan ingin menyerah saat dihadapkan pada kelelahan mental serta target kompetisi yang belum tercapai.

“Saat ingin menyerah, saya selalu mengingat tujuan awal merantau dan perjuangan orang tua di Sulawesi. Doa Ibu, dukungan para saudara, dan lingkungan yang positif menjadi bahan bakar saya untuk bangkit. Gagal bukan berarti berhenti,” tegas Liza yang memegang prinsip tawakal dan selalu berprasangka baik pada takdir Allah.

Kini, air mata dan pengorbanan Liza terbayar lunas di atas panggung wisuda Sport Center. Menatap masa depan, ia berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister (S-2). 

Ia juga berpesan kepada mahasiswa lain agar tidak takut mencoba hal baru dan terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik. “Setiap orang punya time line-nya masing-masing,” pungkasnya.

Penulis: Rommy Nurbasri  |  Editor: Ropingi el-Ishaq

Berita Lainnya