UINSW Newsroom – Sekretraris Jenderal Kementerian Agama RI Kamaruddin Amin menyebut bahwa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri memilki peran yang fundamental dalam peningkatan kualitas pendidikan dan keberagaman di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Sekjen pada Sabtu (20/12/2025) pada kegiatan Rapat Kerja Evaluasi Capaian Kinerja UIN Syekh Wasil Kediri.
Dalam arahannya, Sekjen Kamaruddin Amin menyampaikan peran penting serta kontribusi PTKIN dalam mewujudkan asta protas Kemenag RI. Dengan demikian, menjadi penting bagi PTKIN untuk membentuk distingsi sehingga karakteristik keberagaman yang mengakar kuat di Indonesia tetap terjaga.
“Kemajuan sebuah bangsa tidak lepas dari peran perguruan tinggi. Eksistensi PTKIN pun juga sangat fundamental karena membentuk karakterisktik keberagaman yang moderat, demokratis, dan menghargai perbedaan. Ini sesuatu yang sangat mewah dan mahal,” tutur Sekjen.
Dengan legasi inilah, maka peran penting PTKIN dalam menjaga kerukunan umat harus terus diperkuat. Melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diinisiasi oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, UIN Syekh Wasil Kediri sebagai salah satu PTKIN harus menjadi salah satu penggerak utama implementasi KBC dalam lembaga pendidikan.
“Konsep ekoteologi yang menjadi dasar KBC juga harus kita narasikan secara kolektif. Motto Kemenag Berdampak harus terwujud dengan menjadikan sumber daya yang ada di UIN Syekh Wasil Kediri sebagai manusia yang senantiasa menjaga alam dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” lanjutnya.
Sebagai
penutup, Sekjen berpesan agar para sivitas akademika UIN Syekh Wasil Kediri
dapat terus berkolaborasi dan bersinergi untuk meningkatkan kualitas PTKIN dan
menjadikannya sebagai ruang pengabdian, khidmah, dan aktualisasi diri.
Penulis:
Zuhrufi | Editor: Ropingi el-Ishaq




