UINSW Newsroom - Rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Syekh Wasil Kediri kembali membekali mahasiswa baru dengan pemahaman tentang peran Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), termasuk isu kesetaraan gender dan pencegahan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. Materi tersebut disampaikan oleh Luthfi Atmasari, perwakilan LPPM UIN Syekh Wasil Kediri serta Ketua Tim Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Rabu (26/8/2026) dengan mengajak mahasiswa mengenali keberadaan PSGA serta memahami berbagai bentuk kekerasan seksual dan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman dan berkeadilan.
Dalam pemaparannya, Luthfi Atmasari menjelaskan bahwa LPPM memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan UIN Syekh Wasil Kediri. Mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai pusat yang berada di bawah LPPM, salah satunya PSGA yang memiliki perhatian terhadap persoalan gender, anak, serta upaya membangun lingkungan akademik yang inklusif dan bebas dari kekerasan.
Luthfi juga memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai kekerasan seksual, mulai dari bentuk, tindakan, hingga dampak yang dapat ditimbulkan bagi korban. Menurutnya, pemahaman tersebut penting dimiliki mahasiswa sejak awal agar mampu mengenali perilaku yang berpotensi menjadi kekerasan seksual sekaligus berani mengambil sikap ketika menemukan kasus di lingkungan kampus.

“Mahasiswa harus mampu mengenali mana perilaku yang sudah masuk dalam kekerasan seksual. Jangan sampai karena dianggap bercanda, kemudian membuat orang lain tidak nyaman atau bahkan menjadi korban,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa kekerasan seksual tidak hanya berkaitan dengan tindakan fisik, tetapi dapat muncul dalam berbagai bentuk, termasuk perkataan, gestur, maupun tindakan yang mengandung unsur seksual dan dilakukan tanpa persetujuan. Karena itu, mahasiswa perlu memahami batasan dalam berinteraksi serta menghormati ruang pribadi dan martabat orang lain.
Melalui materi tersebut, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya mengenal struktur dan peran LPPM UIN Syekh Wasil Kediri, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap isu gender serta pencegahan kekerasan seksual. Pemahaman sejak dini diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk membangun budaya akademik yang aman, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan di lingkungan kampus.
Penulis: Berlyan N | Editor: Ropingi el-Ishaq





