UINSW Newsroom – Sebanyak 46 mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri mengikuti seleksi tahap 3 program magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diselenggarakan oleh UIN Syekh Wasil Kediri bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan WIJABA.
Kegiatan seleksi ini diawali dengan dua tahapan sebelumnya yaitu tahap administrasi dan focus group discussion. Dari 151 pendaftar, 46 di antaranya dinyatakan lolos dan mengikuti seleksi tahap 3 berupa interviu dan microteaching. Seleksi interviu dan microteaching dilaksanakan pada Kamis (16/7/2026) dan Senin (20/7/2026) di UIN Syekh Wasil Kediri.
Pada kegiatan magang ini, sembilan peserta yang lolos pada seleksi akhir akan melakukan kegiatan magang dalam bentuk pemberian edukasi terkait lingkungan. Edukasi ini dilakukan di 288 sekolah dasar yang berada di Kabupaten Kediri. Para peserta akan mengikuti kegiatan magang selama lima bulan yang dimulai pada 1 September 2026 hingga 31 Januari 2027 mendatang.


Wijaba sendiri merupakan organisasi nirlaba yang berfokus dalam mempromosikan literasi, pendidikan, dan kesehatan dengan mengembangkan perpustakaan dan program yang menanamkan benih kepemimpinan, kesadaran lingkungan, dan hubungan komunitas.
Berdiri sejak 2009, organisasi ini telah bermitra dengan komunitas lokal untuk membangun lebih dari 100 perpustakaan di sekolah dasar dan panti asuhan di Indonesia, Meksiko, dan Amerika Serikat. Kerja sama WIJABA dan UIN Syekh Wasil Kediri juga telah dilakukan secara berkelanjutan semenjak beberapa tahun kebelakang. Program magang kali ini merupakan kali kesebelas wujud implementasi program MBKM antara UIN Syekh Wasil Kediri dengan WIJABA.
Dilaksanakannya program magang MBKM ini juga merupakan salah satu bentuk komitmen UIN Syekh Wasil Kediri dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran berbasis pengalaman. Program ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan teknis, memperkuat keterampilan interpersonal, serta mengintegrasikan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik di lapangan.
Penulis: Zuhrufi | Editor: Ropingi el-Ishaq



