Being Excellent with Islamic Values

Contact Info

Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
info@uinkediri.ac.id
0354 - 689282

Follow Us

Lepas Kontingen OASE III PTKIN, UIN Syekh Wasil Siap Bidik Prestasi Nasional

UINSW Newsroom - UIN Syekh Wasil Kediri memberangkatkan kontingen untuk mengikuti Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 3–7 November 2026. Sebanyak enam cabang lomba diikuti mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri sebagai bentuk partisipasi sekaligus upaya meraih prestasi di tingkat nasional.

Enam cabang lomba yang diikuti kontingen UIN Syekh Wasil Kediri meliputi Karya Sosial Kemasyarakatan melalui inovasi ECO Sedekah App: Transformasi Filantropi Digital Berbasis Masjid melalui Integrasi Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Desa Doko Kecamatan Ngasem; Musabaqah Qira’atil Kutub kategori putra; Musabaqah Fahmil Qur’an; Da’i Mahasiswa kategori putra dan putri; serta Karya Tulis Al-Qur’an dengan judul “Perlindungan Lingkungan dalam Kebijakan Pusat Data AI di Indonesia: Kajian Tafsir Maqashidi atas Prinsip-Prinsip Ekologis Al-Qur’an.”


Ketua kontingen, Agus Edi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh official dan pembina yang telah mendampingi mahasiswa hingga dapat mengikuti kompetisi tingkat nasional tersebut. Ia berharap kontingen UIN Syekh Wasil Kediri mampu memberikan hasil terbaik dan membawa pulang prestasi.

“Sudah sejauh ini kita patut bersyukur bisa berangkat ke Yogyakarta. Besar harapan kami seluruh peserta dapat fokus mengikuti lomba dan memberikan hasil terbaik. Semoga tim UIN Syekh Wasil bisa membawa medali emas sekaligus menjaga nama baik lembaga,” ungkapnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dimyati Huda, menekankan bahwa prestasi mahasiswa tidak terlepas dari proses pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan. Menurutnya, dukungan dosen dan pembina perlu terus diperkuat agar kualitas mahasiswa dalam menghadapi kompetisi semakin meningkat.

Ia juga berharap para pembina dan official dapat menjaga konsistensi pendampingan, sehingga pengalaman dan proses pembinaan yang telah berjalan dapat menjadi bekal untuk menghadapi kompetisi pada tahun-tahun berikutnya.


“Saudara membawa nama baik lembaga, tetapi kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa. Karena itu, fokuslah pada kejuaraan masing-masing dan berikan kemampuan terbaik,” pesannya.

Sebagai penutup Dimyati menegaskan berbagai kegiatan kompetisi mahasiswa merupakan kepentingan bersama, baik bagi pengembangan kapasitas mahasiswa maupun peningkatan prestasi institusi. Ia berharap pengalaman mengikuti OASE III PTKIN dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan capaian pada masa mendatang.


Penulis: Berlyan N  |  Editor: Ropingi el-Ishaq

Berita Lainnya