UINSW Newsroom – Masjid Jami' Abi Sa'roni Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri menjalani asesmen lapangan, Selasa (21/7/2026), dalam ajang Masjid Award Jawa Timur 2026 yang diselenggarakan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Timur. Kegiatan asesmen lapangan ini merupakan tahapan penting setelah lolos seleksi administrasi pada kategori Masjid Perkantoran dalam ajang ini.
Tim asesor yang hadir dipimpin oleh Agoes Mohammad Moefad selaku Ketua Tim Asesor, didampingi Maulidatus Syahrotin Tlaqqiyah dan Nur Khosiah. Kehadiran tim disambut oleh Rektor, Wakil Rektor 2, Kepala Biro AKU, Sekretaris Senat, serta jajaran pimpinan UIN Syekh Wasil Kediri beserta Kepala Ma’had Al-Jamiah Ahmad Sholihuddin dan Tim Rombongan DMI Kota Kediri.
Wakil Rektor 2 Muhammad Muhaimin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim asesor DMI Jawa Timur. Ia berharap asesmen lapangan ini membawa manfaat sekaligus menjadi penyemangat bagi pengelolaan masjid yang semakin baik.
"Selamat datang di Masjid Jami' Abi Sa'roni UIN Syekh Wasil Kediri. Sejak diresmikan pada awal tahun lalu, berbagai kegiatan keagamaan di kampus berlangsung sangat marak, mulai dari salat berjamaah, tausiah, tarawih, kultum, hingga pembinaan ibadah dan baca tulis Qur’an bagi mahasiswa," ujarnya.
Muhaimin menjelaskan bahwa keberadaan Masjid Jami' Abi Sa'roni merupakan wakaf yang terus memberikan manfaat bagi sivitas akademika maupun masyarakat. Menurutnya, masjid tidak hanya difungsikan sebagai pusat ibadah warga kampus, tetapi juga terbuka untuk masyarakat luas.


Sementara itu, Ketua Tim Asesor DMI Jawa Timur, Agoes Mohammad Moefad, menjelaskan bahwa Masjid Award merupakan program yang telah memasuki tahun kelima. Pada penyelenggaraan tahun 2026 terdapat empat kategori penilaian, yakni Masjid Jami', Masjid Besar, Masjid Kampung, dan Masjid Perkantoran.
Ia menerangkan bahwa proses penilaian dilakukan melalui tiga tahapan. Pada kategori Masjid Perkantoran, terdapat sepuluh masjid yang berhasil lolos menuju tahap visitasi, satu di antaranya adalah Masjid Jami' Abi Sa'roni UIN Syekh Wasil Kediri sebagai representasi masjid kampus. Lebih lanjut, Agoes berharap Masjid Masjid Jami' Abi Sa'roni dapat menjadi penopang sebagai profil lulusan UIN Syekh Wasil Kediri.
Rektor UIN Syekh Wasil Kediri Wahidul Anam menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepada Masjid Jami' Abi Sa'roni untuk mengikuti asesmen lapangan Masjid Award 2026 ini. Ia menjelaskan bahwa masjid yang usianya belum genap satu tahun tersebut merupakan wakaf dari Bapak Soengging Soerjasmoro dan diberi nama "Abi Sa'roni" sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang mertua beliau.
"Harapan kami, Masjid Jami' Abi Sa'roni dapat terus berkembang menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Kami sangat bersyukur atas kesempatan ini dan berharap asesmen ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan masjid," tuturnya.
Penulis: Zuhrufi | Editor: Ropingi el-Ishaq




