Being Excellent with Islamic Values

Contact Info

Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
info@iainkediri.ac.id
0354 - 689282

Follow Us

Prof. Muniron Dikukuhkan sebagai Guru Besar ke-21 UIN Syekh Wasil Kediri, Bahas Konvergensi Teologi Muhammadiyah-NU

UINSW Newsroom – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri secara resmi mengukuhkan Prof. Dr. H. Muniron, M.Ag. sebagai Guru Besar dalam bidang Teologi Islam, Senin (7/9/2026) di Auditorium Perpustakaan UIN Syekh Wasil Kediri.

Pengukuhan tersebut juga menandai bertambahnya jajaran guru besar di lingkungan UIN Syekh Wasil Kediri. Dengan berlangsungnya pengukuhan ini, Prof. Muniron tercatat sebagai Guru Besar ke-21 di lingkungan UIN Syekh Wasil Kediri.

Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Konstruksi Teologi Sunni: Konvergensi Teologi Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama”, Prof. Muniron mengangkat kegelisahan akademik atas realitas sosial keagamaan dua organisasi besar di Indonesia.

Prof. Muniron menilai perlu adanya pendekatan tertentu agar tidak berhenti pada perdebatan mengenai perbedaan, tetapi mampu menemukan gagasan-gagasan mendasar yang dapat mempertemukan berbagai kelompok. Pada orasi ilmiah ini, Prof. Muniron secara khusus membahas bahwa Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah sejatinya memiliki ide-ide fundamental yang sama.

“Berdasarkan realitas epistemologis dan teologis, NU dan Muhammadiyah memiliki kesamaan mutlak pada aspek ushul dan memiliki komitmen yang sama terhadap tauhid, Al-Qur’an, sunnah, dan kemaslahatan umat,” ungkap Prof. Muniron yang juga merupakan Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) ini.


Melalui konvergensi teologi yang diusungnya, Prof. Muniron menegaskan bahwa hal ini tidak bertujuan untuk menghapus identitas atau meniadakan kekhasan metodologis. Sebaliknya, ini adalah pembuktian bahwa keragaman pemikiran dapat dikelola dalam bingkai kesatuan fundamental.

“Penguatan umat masa depan dibangun dengan mengubah kesamaan akidah pasif menjadi etika sosial yang aktif, yakni dengan memperkuat persaudaraan, merajut kohesi, dan membangun peradaban islam yang berkeadaban,” imbuhnya.

Melalui pengukuhan ini, Rektor UIN Syekh Wasil Kediri Wahidul Anam berharap bertambahnya jumlah guru besar di UIN Syekh Wasil Kediri dapat membawa dampak positif bagi masyarakat secara umum. Kehadiran Guru Besar diharapkan mampu memperkaya khazanah akademik sekaligus menghadirkan kontribusi pemikiran bagi kehidupan keberagamaan dan masyarakat yang lebih harmonis.

Penulis: Agustina Kurniasari & Zuhrufi  |  Editor: Ropingi el-Ishaq

Berita Lainnya