Being Excellent with Islamic Values

Contact Info

Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
info@iainkediri.ac.id
0354 - 689282

Follow Us

Tim Survei UIN Syekh Wasil; Kerukunan Umat Beragama Kota Kediri Catatkan Kembali Rekor Sangat Tinggi

UINSW Newsroom - Tim Survei Indeks Kerukunan Umat Beragama UIN Syekh Wasil paparkan hasil surveinya di Aula Pertemuan Bappeda Kota Kediri, kemarin (29/07/26). Diikuti kepala kelurahan, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat, dan unit kerja terkait Tim survei sampaikan prestasi Kota Kediri dalam menciptakan dan menjaga kerukunan umat beragama. 

Paparan ini menyampaikan hasil akhir dari survei indeks kerukunan beragama yang telah dilakukan dalam tahun 2026 ini. 

Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Bappeda Kota Kediri, Nyoman Maya, menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama menjadi modal sosial di dalam pembangunan daerah. 

"Bapak/Ibu, kerukunan umat beragama, sebagaimana kita ketahui bersama, menjadi modal sosial pbangunan daerah. Oleh karenanya pengukuran indeks kerukunan umat beragama menjadi hal yang sangat penting bagi Pemerintah Kota Kediri. Survei ini merupakan kegiatan untuk melihat tren serta memetakan realitas terkait dengan kehidupan umat beragama." Jelasnya saat memberikan pengantar dalam acara paparan akhir survei indeks kerukunan di ruang pertemuan Bappeda kemarin. 

Ketua Tim Survei, Ropingi, dalam paparannya menyampaikan bahwa kehidupan umat beragama di Kota Kediri pada tahun 2026 ini secara kuantitatif mencatatkan angka 4,61 (sangat tinggi) .  

Secara kualitatif, Ia menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama di Kota Kediri tercermin dalam berbagai kegiatan. Seperti kegiatan yang dilakukan pada saat hari ulang tahun Kota Kediri yang melibatkan semua umat beragama dal bentuk do'a bersama. Pemerintah juga melibatkan semua unsur agama dalam penyelesaian masalah yang sensitif, seperti pendirian tempat ibadah. Bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) pendirian rumah ibadah dirumuskan mekanismenya secara bersama.  Pelibatan semua umat beragama dalam berbagai agenda penting tersebut secara sosiologis dapat meredakan potensi konflik antar umat beragama.  Di sisi lain, Kementerian Agama Kota Kediri juga mencanangkan Kampung Moderasi sebagai role model kerukunan umat beragama di Kota Kediri.  

Ketua FKUB Kota Kediri, KH. Salim, menyampaikan bahwa Kota Kediri dalam tahun ini masuk pada peringkat ke-8 sebagai Kota toleran di seluruh Indonesia.  Sehingga kota Kediri menjadi salah satu referensi dari berbagai daerah terkait dengan pengelolaan kehidupan umat beragama.

Survei indeks kerukunan umat beragama ini selain mengukur indeks kerukunan juga merumuskan beberapa rekomendasi untuk Pemerintah Kota Kediri. Di antara rekomendasi yang dihasilkan adalah perlunya penguatan suprastruktur bagi Pemerintah Kota Kediri agar kerukunan dan keharmonisan di Kota Kediri dapat terus berjalan berkelanjutan. 

Selain merekomendasikan perlunya penguatan suprastruktur dan kelembagaan, tim survei juga merekomendasikan peningkatan komunikasi kepada tokoh dan umat beragama yang minoritas, terutama yang tidak tergabung dalam FKUB. Hal itu perlu dilakukan agar potensi miskomunikasi dapat diminimalisir. 

Sebagai informasi tambahan, survei indeks kerukunan ini akan terus dijalankan setiap tahun demi menopang tercapainya visi dan misi Pemerintah Kota Kediri yang maju, agamis, produktif, aman dan ngangeni. 

Penulis: Abdul Mujib I Editor: Ropingi el Ishaq

Berita Lainnya