Being Excellent with Islamic Values

Contact Info

Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
info@uinkediri.ac.id
0354 - 689282

Follow Us

UIN SW Kediri Hadiri Pembukaan OASE III PTKIN 2026, Menag Tekankan Penguasaan Ilmu Pengetahuan untuk Raih Era Kejayaan Islam

UINSW Newsroom – Pada hari pertama kedatangan kontingen Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, para peserta dan official UIN Syekh Wasil Kediri mengikuti rangkaian opening ceremony Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III PTKIN 2026 pada Rabu (4/11/2026). Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan baik di bidang riset maupun keagamaan untuk kembali meraih era kejayaan Islam.

Menag menyebut keikutsertaan para mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) diharapkan dapat melahirkan ilmuwan-imuwan baru yang dapat memberikan dampak dan solusi atas persoalan yang saat ini dihadapi masyarakat. Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, Menag mendorong para mahasiswa untuk mengasah kreativitas dalam berbagai bidang keilmuan.

“Kalau kita ingin meraih kembali kejayaan ilmu dalam sejarah Islam, kita harus menguasai ilmu pengetahuan. Penguasaan sains dan teknologi sangat penting,” pesan Nasaruddin.

Dengan sejarah keilmuan Islam yang menunjukkan korelasi yang kuat antara pemahaman agama, penelitian, dan pengembangan teknologi, Menag berharap para mahasiswa dapat meneladani ilmuwan muslim terdahulu yang berhasil menciptakan beragam inovasi.

Menurut Menag, tradisi tersebut harus terus diwarisi oleh sivitas akademika di lingkup PTKIN melalui pertanyaan-pertanyaan kritis, ketekunan meneliti, dan menghadirkan inovasi yang berdampak. Menag juga menekankan pentingnya tanggung jawab terhadap hasil temuan mahasiswa, terutama dalam pengembangan kecerdasan buatan.

“Kita perlu terus membangun tradisi bertanya, meneliti, dan menggunakan pengetahuan untuk memberikan manfaat,” sebut Menag.

“Jangan sampai ilmu pengetahuan berkembang tanpa bimbingan nilai dan tanggung jawab. Kemampuan yang besar dapat membawa akibat yang merusak apabila digunakan dengan cara yang salah,” tambahnya.

Sementara itu, Dirjen Pendis Kenenag RI Amien Suyitno berharap OASE menjadi muara lahirnya ilmuwan baru melalui integrasi ilmu pengetahuan agama dan sains.


“OASE mencita-citakan lahirnya Ibnu Sina-Ibnu Sina baru, Ibnu Rusyd-Ibnu Rusyd baru,” ujar Suyitno.

Melalui OASE ini, Suyitno berharap talenta mahasiswa di bidang sains dan keagamaan dapat terus dibina dan dikembangkan. Outputnya, sambungnya, harus ditindaklanjuti melalui pencatatan prestasi melalui aplikasi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) agar perkembangan keilmuan PTKIN semakin dikenal masyarakat.


Keikutsertaan kontingen UIN Syekh Wasil Kediri juga menjadi wujud penguatan dan pengembangan kompetensi mahasiswa di tingkat nasional. Melalui ajang ini, UIN Syekh Wasil Kediri berharap dapat turut memberikan kontribusi yang berdampak atas kebutuhan masyarakat melalui integrasi keilmuan di bidang agama, sains, dan riset yang dikembangkan oleh para mahasiswa.


Penulis: Zuhrufi | Editor: Ropingi el-Ishaq

Berita Lainnya