UINSW Newsroom - Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti mushola UIN Syekh Wasil Kediri dalam kegiatan khotmil Al-Qur'an yang diikuti oleh mahasiswa penerima beasiswa tahfidz serta mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK-K) pada Jumat (08/05/2026). Kegiatan diarahkan langsung oleh Kepala Biro Akademik, Keuangan dan Umum (AKU), Barnoto.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan mahasiswa penerima beasiswa sekaligus penguatan atmosfer religius di lingkungan kampus yang sudah bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Selain menjadi agenda spiritual, kegiatan ini juga bertujuan membangun karakter, integritas, dan kebersamaan antarmahasiswa.
Dalam sambutannya, Barnoto menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai khotmil Al-Qur'an merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang sangat mulia karena mampu memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan zaman saat ini. Ia juga menekankan pentingnya keteladanan integritas di lingkungan kampus. Menurutnya, terdapat tiga unsur penting dalam integritas, yakni keselarasan antara hati, pikiran, dan lisan.
“Saya berharap semangat ini menyebar ke seluruh forum, bukan hanya di kampus tetapi juga lebih luas. Apa pun program studinya, komunitas ini saya yakin akan membuat ilmu kalian menjadi berkah,” katanya.




Khotmil Al-Qur’an ini diselenggarakan sebagai rangkaian kegiatan pembentukan kepengurusan organisasi tahfidz Al-Qur’an. Organisasi ini dibentuk sebagai wadah pembinaan mahasiswa penerima beasiswa tahfidz dan KIP-K.
Selain itu, kegiatan ini diselenggarakan sebagai ikhtiar membangun lingkungan akademik yang religius dan inklusif.
Penulis: Berlyan Noviyanti | Editor: Ropingi el-Ishaq



