Being Excellent with Islamic Values

Contact Info

Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
info@iainkediri.ac.id
0354 - 689282

Follow Us

UIN Syekh Wasil Kediri Sosialisasikan Hasil Placement Test, Perkuat Pendampingan Mahasiswa Baru

UINSW Newsroom – Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri menyampaikan hasil placement test mahasiswa baru yang meliputi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ), Praktik Ibadah, Tes Psikologi, serta Employability Assessment atau pemetaan karier kepada para kepala dan sekretaris program studi (prodi), Selasa (6/10/2026) di Aula Fakultas Syariah UIN Syekh Wasil Kediri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UIN Syekh Wasil Kediri memastikan hasil pemetaan awal mahasiswa dapat ditindaklanjuti melalui pendampingan yang tepat sejak awal masa studi.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Syekh Wasil Kediri, Taufik Alamin, mengatakan hasil placement test merupakan data awal yang penting bagi program studi dalam mengenali kondisi dan kebutuhan mahasiswa baru.

“Kita sudah punya data awal. Hasil ini tidak hanya sekadar administrasi, tetapi sebagai cara kita mendampingi dan membantu para mahasiswa dalam masa studinya. Harapannya, kaprodi dan sekprodi dapat menindaklanjuti hasil ini serta memberikan pendampingan dan informasi tepat kepada mahasiswa baru,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Ma'had Al-Jami'ah sekaligus penanggung jawab BTQ, Ahmad Sholihuddin, menjelaskan bahwa hasil pemetaan BTQ kini telah didukung dengan sistem digital yang dikembangkan oleh Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) UIN Syekh Wasil Kediri.

Melalui aplikasi allamah.uinkediri.ac.id, perkembangan kemampuan BTQ mahasiswa dapat dipantau secara lebih sistematis. Sistem tersebut membantu pihak terkait dalam melakukan tracking terhadap progres mahasiswa sehingga tindak lanjut pembinaan dapat dilakukan berdasarkan data.

Pada aspek psikologis, penanggung jawab Tes Psikologi, Imron Muzakki, menjelaskan bahwa asesmen dilakukan untuk memetakan dan menggambarkan profil psikologis mahasiswa baru. Hasil evaluasi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai gejala psikologis yang perlu mendapat perhatian.

Ia menyampaikan, asesmen menggunakan instrumen Depression, Anxiety, Stress Scale (DASS) untuk mendukung hasil pemetaan yang lebih kredibel dan komprehensif. Data tersebut selanjutnya diharapkan menjadi bahan bagi kaprodi dan sekprodi dalam menentukan bentuk intervensi yang diperlukan bagi mahasiswa.

Berdasarkan focus group discussion (FGD) bersama pimpinan, tim telah menyusun sejumlah langkah penanganan, termasuk layanan konseling bagi mahasiswa yang membutuhkan.

Upaya tersebut sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap layanan kesehatan mental mahasiswa di perguruan tinggi, sekaligus menjadi bagian dari komitmen UIN Syekh Wasil Kediri dalam menyediakan dukungan yang lebih komprehensif bagi mahasiswa sejak awal masa studi.

Sementara itu, Ketua Career Development Center (CDC) sekaligus penanggung jawab Employability Assessment, Dhiya'u Shidiqy, mengatakan pemetaan karier dilakukan untuk memperoleh gambaran awal mengenai potensi dan kebutuhan pengembangan kompetensi mahasiswa baru.

Melalui Employability Assessment, mahasiswa dipetakan berdasarkan aspek-aspek yang berkaitan dengan kesiapan dan pengembangan karier. Data yang diperoleh sejak awal masa studi tersebut akan menjadi input bagi CDC dalam merancang program pengembangan karier mahasiswa.

Dengan demikian, hasil placement test mahasiswa baru tidak berhenti sebagai data awal, tetapi menjadi dasar untuk membangun pola pendampingan yang lebih terarah. Sinergi antara pimpinan, program studi, dosen wali, Ma'had Al-Jami'ah, layanan konseling, dan CDC diharapkan mampu memastikan mahasiswa memperoleh dukungan sesuai dengan kebutuhan akademik, keagamaan, psikologis, dan pengembangan kariernya.

Penulis: Zuhrufi  |  Editor: Ropingi el-Ishaq

Berita Lainnya