UINSW Newsroom - Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan UIN Syekh Wasil (UINSW) Kediri, Prof. Dimyati Huda mengajak mahasiswa untuk terus mengasah kreativitas dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis. Kreativitas dinilai menjadi salah satu kunci utama agar mahasiswa mampu beradaptasi, berinovasi, dan tetap relevan di tengah perubahan sosial, teknologi dan dunia kerja.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Diklat Dasar XVI Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fotografi Foster UINSW. Dalam kesempatan tersebut, Warek III menegaskan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan capaian akademik, tetapi juga perlu mengembangkan soft skills, daya cipta, serta kepekaan terhadap persoalan di sekitarnya.
“Perkembangan zaman menuntut mahasiswa untuk berpikir kreatif dan solutif. Kampus harus menjadi ruang yang subur bagi lahirnya ide-ide baru, inovasi, dan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya, Senin, (26/1/2025).
Ia juga mendorong mahasiswa untuk aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, program bahasa asing, riset, dan pengabdian masyarakat sebagai sarana mengasah kreativitas dan kepemimpinan. Menurutnya, pengalaman di luar kelas menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global.

Pembina UKM Foster UINSW, Dr. Lukman Hakim menambahkan pentingnya kolaborasi dan jejaring, baik di tingkat nasional maupun internasional agar mahasiswa memiliki wawasan yang luas dan mampu bersaing secara sehat.
“Mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri harus percaya diri, adaptif dan siap menjadi agen perubahan. Selama ini, begitulah Pesan Warek III Prof Dimyati yang berusaha diterjemahkan dengan baik oleh teman-teman di UKM Foster,” terangnya.
Selain melaksanakan Diklat dan praktik, UKM Foster dalam kesempatan ini juga menggelar prosesi pelantikan pengurus periode 2026–2027. Dengan pelantikan tersebut, diharapkan kepengurusan baru mampu melanjutkan program kerja secara berkelanjutan, meningkatkan kualitas pembinaan anggota, dan melahirkan kader-kader kompeten berdaya saing.
Penulis: Zuhrufi | Editor: Ropingi el-Ishaq





