UINSW Newsroom – Sebagai wujud disiplin dan integritas, apel pagi kembali dilaksanakan secara rutin di Halaman Rektorat UIN Syekh Wasil Kediri pada Senin (20/04/2026). Apel kali ini dipimpin oleh Wakil Rektor I, Dr. Taufik Alamin, M.Si., dengan petugas apel dari Bagian Akademik dan Umum dan dihadiri dosen serta tenaga kependidikan di lingkungan rektorat, termasuk Kepala Biro AKU, serta sejumlah dosen Fakultas Tarbiyah.
Dalam amanatnya, Taufik Alamin mengingatkan pentingnya momentum Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April. Ia menyinggung pemikiran R.A. Kartini melalui surat-suratnya kepada sahabat di Eropa yang kemudian dihimpun dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang. Inti pemikiran tersebut menegaskan pentingnya kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam berbagai aspek kehidupan.
Dengan peringatan Hari Kartini ini, Taufik Alamin menekankan kehadiran negara dalam memberikan ruang yang setara bagi seluruh warga, baik laki-laki maupun perempuan. Di lingkungan kampus, sekitar 70–80% sivitas akademika didominasi perempuan, sehingga sudah saatnya perempuan mengambil peran signifikan, baik di dalam maupun di luar institusi.
Selain itu, disampaikan pula terkait penerimaan mahasiswa baru yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong kesetaraan akses pendidikan. Kampus juga bersiap mengimplementasikan kebijakan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebagai bentuk pengakuan terhadap pengalaman dan keterampilan calon mahasiswa.
Menutup amanatnya, Wakil Rektor I mengajak seluruh civitas akademika untuk memberikan pelayanan terbaik, termasuk bagi mahasiswa dari berbagai instansi maupun latar belakang, sebagai wujud nyata nilai-nilai perjuangan Kartini dalam kehidupan kampus yang inklusif.
Penulis: Berlyan Noviyanti | Editor: Ropingi el-Ishaq





