UINSW Newsroom - Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri kembali menambah jajaran guru besarnya melalui pengukuhan Prof. Dr. Moch. Muwaffiqillah, M.Fill.I. sebagai Guru Besar dalam bidang keilmuan Filsafat Islam. Prosesi pengukuhan berlangsung pada Rabu (11/02/2026) yang bertempat di Auditorium Lantai 4 Perpustakaan UIN Syekh Wasil Kediri.
Pengukuhan dilakukan dalam sidang senat terbuka yang dipimpin langsung oleh Ketua Senat UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. Nur Ahid. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Biro Akademik, Keuangan, dan Umum (AKU) UIN Syekh Wasil Kediri, para pimpinanan, dan sejumlah tamu undangan dari berbagai kalangan akademik.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Muwaffiqillah menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Menimbang Ulang Epistemologi Burhani Ibnu Rushd dalam Membangun Keterpaduan Ilmu Pengetahuan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.”
Dalam orasinya, ia menekankan bahwa epistemologi burhani yang dikembangkan Ibnu Rushd menegaskan pentingnya hubungan sebab-akibat dan observasi empiris dalam membangun pengetahuan yang sahih. Menurutnya, pendekatan burhani dapat menjadi fondasi integrasi antara ilmu-ilmu keislaman dan ilmu pengetahuan modern di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam.
Ia menjelaskan bahwa filsafat Islam bukan sekadar kajian teoretis, melainkan memiliki perangkat metodologis yang rasional dan sistematis untuk menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan kontemporer. Karena itu, peninjauan ulang epistemologi burhani dinilai penting guna memperkuat keterpaduan keilmuan di PTKI.
Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. Wahidul Anam, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengukuhan ini menambah jumlah guru besar di UIN Syekh Wasil Kediri menjadi 20 orang. Ia juga menyebut bahwa Prof. Muwaffiqillah menjadi penerus dalam pengembangan keilmuan filsafat Islam.
“Pengukuhan Prof. Muwaffiqillah menjadi generasi penerus Prof. Fauzan selaku guru besar pertama di UIN Kediri yang juga membidangi ilmu filsafat agama. Saya berharap sivitas akademika Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Kediri dapat mengembangkan kaidah-kaidah filsafatnya agar bisa berkembang seiring berkembangnya zaman,” tambahnya.
Pengukuhan ini turut menjadi bagian dari komitmen UIN Syekh Wasil Kediri dalam memperkuat akademik dan pengembangan ilmu pengetahuan berbasis integrasi keilmuan Islam dan sains modern, sekaligus menjawab tantangan perkembangan zaman di lingkungan pendidikan tinggi keagamaan Islam.
Penulis: Berlyan Noviyanti | Editor: Ropingi el-Ishaq






