Being Excellent with Islamic Values

Contact Info

Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
[email protected]
0354 - 689282

Follow Us

Lepas 1.783 Mahasiswa KKN, UIN Syekh Wasil Kediri Perkuat Pengabdian Berbasis Moderasi Beragama dan Ekoteologi

UINSW Newsroom – Sebanyak 1.783 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri resmi dilepas untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Pelepasan yang berlangsung di halaman Gedung Sport Center UIN Syekh Wasil Kediri ini dipimpin langsung oleh Rektor UIN Syekh Wasil Kediri bersama jajaran pimpinan serta para perangkat daerah lokasi KKN, Selasa (30/06/2026).

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Syekh Wasil Kediri Shofiyul Huda menyampaikan bahwa KKN merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan sekaligus berkolaborasi dengan masyarakat dalam mendukung pembangunan di tingkat desa.

"Tema ‘Membangun Desa Berkelanjutan Berbasis Moderasi Beragama dan Ekoteologi’ menjadi komitmen UIN Syekh Wasil Kediri untuk melahirkan program-program pengabdian yang memperkuat harmoni sosial sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan," ujarnya.

Ia menjelaskan, peserta KKN tahun ini berjumlah 1.875 mahasiswa. Selain peserta KKN reguler, terdapat empat mahasiswa yang mengikuti KKN Nusantara di Banten, sebelas mahasiswa peserta KKN Kolaborasi Persemakmuran Eks IAIN Sunan Ampel di Kabupaten Ponorogo, serta empat mahasiswa yang mengikuti KKN Internasional di Krabi, Thailand Selatan.


Pelaksanaan KKN akan berlangsung selama 45 hari, mulai 1 Juli hingga 14 Agustus 2026. Selama berada di lokasi pengabdian, mahasiswa diharapkan mampu menyesuaikan program kerja dengan kebutuhan masyarakat serta responsif terhadap dinamika yang berkembang di desa.

"Kami berharap seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta melaksanakan setiap program kerja secara profesional, kolaboratif, dan penuh tanggung jawab sehingga benar-benar memberikan manfaat," pesannya.

Rektor UIN Syekh Wasil Kediri Wahidul Anam juga mengapresiasi penyelenggaraan KKN Internasional yang tahun ini kembali memberangkatkan mahasiswa ke luar negeri sebagai bagian dari penguatan pengalaman belajar di tingkat global.

"Saya berharap kesempatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk belajar dari masyarakat. Jadikan KKN ini sebagai wadah pembelajaran dalam menghadapi berbagai dinamika yang tidak diperoleh di ruang kelas,” tutur Wahidul Anam.

Wahidul Anam juga mendorong mahasiswa mengimplementasikan ilmu sesuai bidang keahlian masing-masing. Mahasiswa yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur'an, misalnya, diharapkan dapat berkontribusi melalui pembinaan baca tulis Al-Qur'an bagi masyarakat, sementara mahasiswa dari disiplin ilmu lainnya dapat menghadirkan program pemberdayaan sesuai kompetensi yang dimiliki.

Rektor turut mengingatkan pentingnya menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian. Mahasiswa diminta meninggalkan kesan positif di tengah masyarakat sekaligus menjadi duta yang memperkenalkan UIN Syekh Wasil Kediri kepada masyarakat luas.

Melalui KKN, UIN Syekh Wasil Kediri menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, semangat kolaborasi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

Penulis: Zuhrufi  |  Editor: Ropingi el-Ishaq

Berita Lainnya