UINSW Newsroom – Halal Center UIN Syekh Wasil Kediri rekrut dan latih mahasiswa, alumni dan masyarakat umum untuk menjadi Pendamping Proses Produk Halal (P3H) secara online pada Sabtu pagi (21/02/2026).
Pelatihan ini diikuti oleh 135 peserta melalui Learning Management System (LMS) yang telah disiapkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Pelatihan ini ditargetkan untuk menambah jumlah P3H di wilayah Kediri dan sekitarnya.
Direktur Halal Center, Ropingi, dalam sambutan pembukanya menyampaikan bahwa potensi halal di Indonesia khususnya di wilayah Kediri dan sekitarnya sangat besar. Tercatat lebih dari 100.000 usaha mikro dan kecil di Kediri dan sekitarnya yang berpotensi untuk didampingi dalam proses sertifikasi halal.
“Halal Center UIN Syekh Wasil berkepentingan untuk memacu jumlah dampingan usaha mikro dan kecil di wilayah Kediri dan sekitarnya. Menurut Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang jaminan produk halal, secara mandatori per Oktober 2026 setiap produk yang beredar di pasar harus bersertifikat halal. Baik produk tersebut berupa makanan, minuman, obat-obatan, maupun barang gunaan lainnya, semuanya harus bersertifikat halal,” jelasnya.
Sebagai Lembaga P3H, Halal center UIN Syekh Wasil Kediri merasa perlu untuk meningkatkan intensitas pendampingan kepada para pelaku usaha untuk mengajukan sertifikat halal. Peningkatan ini diperlukan, mengingat masih banyak pelaku usaha mikro dan kecil yang belum mengajukan sertifikat halal. Padahal batas waktu wajib halal kian dekat, yakni Okotber tahun 2026 ini.
Dalam kerangka itulah Halal Center UIN syekh Wasil kembali gelar pelatihan pendamping. Pelatihan kali ini merupakan pelatihan pendamping yang ke-10 dari seluruh pelatihan diselenggarakan. Peserta pelatihan di targetkan berasal dari Kediri dan sekitarnya.
Target dari pelatihan ini adalah penambahan jumlah pendamping dan peningkatan jumlah pelaku usaha yang didampingi dalam proses sertifikasi halal. Hingga saat ini, jumlah pendamping di bawah koordinasi Halal Center UIN syekh Wasil tercatat 580 pendamping dan lebih dari 9.000 sertifikat produk halal telah berhasil diterbitkan. Artinya, secara kuantitatif, jumlah damping Halal Center UIN Syekh Wasil Kediri telah mencatatkan angka yang cukup banyak. Namun demikian, mengingat jumlah pelaku usaha mikro dan menengah di Kediri dan sekitarnya yang demikian tinggi, peningkatan intensitas pendampingan itu masih sangat diperlukan. Agar produk-produk makanan dan minuman yang diproduksi oleh UMK yang berada di Kediri dan sekitarnya telah tersertifikasi halal pada bulan Oktober tahun ini.
Penulis : Fikri Alan I Editor : Ropingi el Ishaq





