Being Excellent with Islamic Values

Contact Info

Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
info@iainkediri.ac.id
0354 - 689282

Follow Us

Peduli Kesehatan, UIN Syekh Wasil Kediri Dorong Sivitas Akademika Lakukan Deteksi Dini

UINSW Newsroom – Pemeriksaan kesehatan gratis menjadi bagian dari rangkaian layanan kesehatan dalam Launching Gerai Donor Darah PMI Kota Kediri yang berlangsung di Klinik Wahdatus Shihah UIN Syekh Wasil Kediri, Selasa (6/10/2026). Layanan ini tidak sekadar memberikan pemeriksaan kesehatan, tetapi menjadi langkah preventif untuk membantu seluruh sivitas dan unsur pendukung kampus mengenali kondisi kesehatannya sekaligus mendeteksi lebih dini risiko penyakit tidak menular, khususnya hipertensi dan diabetes.

Pemeriksaan kesehatan tersebut melibatkan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, tenaga keamanan, hingga tenaga kebersihan di lingkungan UIN Syekh Wasil Kediri. Kegiatan ini menjadi ruang bagi seluruh unsur kampus untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing melalui pemeriksaan yang sederhana dan dapat dilakukan secara langsung. 

Staf Puskesmas Wilayah Selatan Kota Kediri, Afantri Nugraha Bahar, mengatakan pemeriksaan tersebut penting dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap penyakit tidak menular yang cukup dekat dengan kehidupan masyarakat. “Untuk kegiatan pemeriksaan gratis ini kita meliputi berat badan, tinggi badan, lingkar perut, cek gula dan tekanan darah, serta screening lain di antaranya penglihatan, diabetes, dan hipertensi. Kebetulan UIN Syekh Wasil Kediri merupakan wilayah kerja Puskesmas Kota Wilayah Selatan,” ungkapnya.

Menurut Afantri, hipertensi dan diabetes menjadi dua penyakit yang perlu diwaspadai karena kerap muncul tanpa disadari. Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala diperlukan untuk mengetahui kondisi tubuh sebelum muncul gangguan kesehatan yang lebih serius.

“Cek kesehatan ini sebenarnya untuk mendeteksi dini penyakit tidak menular, yaitu hipertensi dan diabetes. Soalnya dua penyakit ini ada di sekitar kita,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan juga menjadi dasar tindak lanjut apabila ditemukan indikator kesehatan yang berada di luar batas normal. Peserta yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut akan diarahkan untuk mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), dalam hal ini puskesmas masing-masing.

Lebih dari sekadar layanan pemeriksaan, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan perlu dimulai dari keberanian untuk mengetahui kondisi tubuh sendiri. Tidak perlu menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan, sebab deteksi sejak dini memberikan kesempatan untuk melakukan pencegahan dan penanganan secara lebih cepat.

“Jadi, tidak usah takut untuk periksa. Justru pemeriksaan ini untuk mengetahui kesehatan kita masing-masing,” pungkas Afantri. 

Melalui layanan kesehatan gratis tersebut, UIN Syekh Wasil Kediri turut mendorong terbentuknya kesadaran hidup sehat di lingkungan kampus. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, sivitas akademika diharapkan dapat mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas kehidupan sehari-hari.

Penulis: Berlyan Noviyanti  |  Editor: Ropingi el-Ishaq

Berita Lainnya