Being Excellent with Islamic Values

Contact Info

Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
[email protected]
0354 - 689282

Follow Us

Sambut Wajib Halal Oktober (WHO), Halal Center UIN Syekh Wasil Kediri Kembali Gelar Pelatihan P3H

UINSW Newsroom – Halal Center (HC) UIN Syekh Wasil Kediri kembali melatih lebih dari 200 Calon Pendamping Proses Produk Halal (P3H) di Aula Lt 4 Gedung Perpustakaan UIN Syekh Wasil kepada pada Sabtu, kemarin (25/04/2026). 

Pelatihan P3H ini dilaksanakan dalam rangka untuk menyambut Wajib Halal Oktober (WHO), yakni batas mulai berlakunya kewajiban sertifikat halal setiap barang yang beredar di pasar pada bulan Oktober Tahun 2026. Menurut UU Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, setiap makanan, minuman, obat-obatan, dan barang gunaan lainnya yang diperjual-belikan wajib bersertifikat halal. Namun demikian, masih banyak produk yang belum bersertifikat halal. 

Menurut Direktur Halal Center UIN Syekh Wasil Kediri, di wilayah Kediri dan sekitarnya banyak sekali produk yang beredar di pasar tetapi belum bersertifikat halal. “Mengapa masih banyak pelaku usaha yang belum mendaftarkan sertifikat halal produk-produknya? Karena banyak pelaku usaha dan bahkan konsumen yang belum menyadari pentingnya kehalalan suatu produk, baik makanan, minuman, obta-obatan, dan juga barang gunaan.” Jelasnya kepada peserta.

Masih menurut Direktur Halal Center, “sertifikasi halal membutuhkan regulasi, edukasi, dan aksi. Regulasi sudah ada dari pemerintah. Tetapi, masyarakat masih banyak yang belum mengajukan sertifikasi halal. Oleh karena itu butuh edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha. Mengingat pengajuan sertifikat halal dapat dilakukan secara online melalui aplikasi yang telah disediakan oleh BPJPH dan masih banyak pelaku usaha yang belum terbiasa dengan aplikasi tersebut, maka perlu pendampingan agar proses sertifikasi ini berjalan sesuai mekanisme yang ditentukan.” Jelasnya lebih lanjut.

Pelatihan P3H yang diselenggarakan oleh HC UIN Syekh Wasil Kediri ini dilakukan melalui Learning Manajement System (LMS) yang disediakan oleh BPJPH. Pelatihan ini diikuti oleh mahasiswa dari UIN Syekh Wasil Kediri, dari PP. Nglawak Nganjuk, STIES Babussalam Jombang, STEI al-Utsmani Bondowoso, STEI Kanjeng Sepuh Gresik, Universitas al-Hikmah Indonesia Tuban, IPNU/IPPNU Trenggalek, dan lain-lain. 

Untuk memaksimalkan proses pelatihan, Tim HC UIN Syekh Wasil Kediri menggelar pembukaan pelatihan secara daring dan luring. Peserta yang berasal dari wilayah Ex karesidenan Kediri diundang untuk mengikuti pembukaan secara luring di Aula Lantai 4 Perpustakaan Jalan Jokorio Ngronggo Kota Kediri. Dalam pembukaan secara luring ini dihadirkan narasumber dan para pendamping yang telah berhasil mendampingi para pelaku usaha. Selain itu Halal Center UIN Syekh Wasil Kediri juga memberikan cindera mata kepada para pendamping yang telah membantu para pelaku usaha untuk mendaftarkan sertifikat halal hingga terbit. Ada dua puluh pendamping yang diapresiasi oleh Tim Halal Center karena keberhasilannya dalam memberikan dampingan. Selain apresiasi dari Tim Halal Center, tiga pendamping terbanyak dampingannya juga menerima cindera mata dari Bank Muamalat Indonesia (BMI) Cabang Kediri.

Sedangkan pembukaan pelatihan untuk peserta yang tempat tinggalnya di luar ex karesidenan Kediri dilakukan secara daring. Pembukaan secara luring ini diikuti lebih dari 50 peserta pelatihan dari luar karesiden Kediri mengikuti. Ada yang dari Nganjuk, Tuban, Jombang, Gresik, dan Bondowoso.   

Dalam pembukaan pelatihan ini Tim Halal Center di bawah koordinasi Kepala Lembaga P3H, Nurlaili Adkhi Rizfa Faiza, memastikan agar para peserta dapat membuat akun sebagai peserta pealtihan di lembaga.halal.go.id. “Panjenengan harus membuat akun di lembaga.halal.go.id untuk bisa mengikuti pelatihan pendamping.” Jelasnya di saat memandu para peserta membuat akun calon peserta pelatihan. 


Penulis: M. Fikri Alan I Editor: Ropingi el-Ishaq

Berita Lainnya