UINSW Newsroom - UIN Syekh Wasil Kediri menerima kunjungan benchmarking Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dari IAIN Curup pada Rabu (04/03/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Rektorat Lantai 3 UIN Syekh Wasil Kediri. Kunjungan dipimpin langsung oleh Rektor IAIN Curup, Prof. Idi Warsah, Kabiro AUAK IAIN Curup, Puji Edi Purnomo, dan Ibnu Amin Kepala Kehumasan IAIN Curup beserta tim. Rombongan disambut oleh Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. Wahidul Anam, Wakil Rektor II selaku PPID Utama, Muhammad Muhaimin, Kepala Biro AKU, Barnoto, dan Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, Budiyanto, beserta tim PPID UIN Syekh Wasil Kediri.
Kegiatan ini merupakan agenda benchmarking pengelolaan PPID dalam rangka berbagi praktik baik (best practices) menuju predikat perguruan tinggi informatif dalam keterbukaan informasi publik. Kunjungan ini juga dilakukan sebagai upaya IAIN Curup untuk menggali informasi dan mempelajari secara langsung tahapan praktis maupun strategis dalam mewujudkan tata kelola keterbukaan informasi publik yang terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan. UIN Syekh Wasil Kediri dinilai telah memiliki pengalaman dan sistem pengelolaan PPID yang dapat menjadi rujukan.



Dalam sambutannya, Rektor IAIN Curup, Prof. Idi Warsah, menyampaikan komitmennya untuk mendorong IAIN Curup menuju predikat kampus informatif. “Kita harus berlari. Banyak kampus baru saja memiliki status menuju informatif. Saya meminta Kepala Biro untuk menahkodai PPID IAIN Curup. Karena itu, ayo kita belajar ke UIN Syekh Wasil Kediri,” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan bahwa dirinya dan Rektor UIN Syekh Wasil Kediri dilantik pada periode yang relatif bersamaan, sehingga momentum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan kelembagaan. “Saya dan Mas Anam barengan dilantik menjadi rektor. Kunjungan ini untuk menggali informasi dan belajar bagaimana cara menjadi kampus yang informatif. Kami ingin mengetahui secara langsung tahapan-tahapan praktis dan teoritis menuju kampus informatif,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. Wahidul Anam, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel dan transparan. Beliau menekankan bahwa pencapaian predikat informatif bukan hanya persoalan administrasi, tetapi juga komitmen bersama seluruh unsur pimpinan dan unit kerja dalam membangun budaya keterbukaan informasi.


Kegiatan dilaksanakan melalui sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif. Materi disampaikan langsung oleh PPID Utama, Muhammad Muhaimin, bersama Budiyanto. Paparan mencakup tahapan pembentukan regulasi internal, penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP), pengelolaan layanan informasi berbasis digital, hingga strategi monitoring dan evaluasi. Diskusi berlangsung dinamis dengan pertukaran pengalaman, tantangan, serta solusi dalam penguatan kelembagaan PPID.
Melalui kegiatan ini, UIN Syekh Wasil Kediri berharap terjalin kolaborasi berkelanjutan antarperguruan tinggi dalam membangun budaya keterbukaan informasi publik yang profesional dan akuntabel.
Penulis: Berlyan Noviyanti | Editor: Ropingi el-Ishaq





