UINSW Newsroom - Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh menyatakan kesiapannya untuk memberikan asistensi dalam pendirian dan pengembangan program studi baru khususnya pada rumpun keilmuan umum di Universitas Islam Negeri Syekh Wasil (UINSW) Kediri. Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan resmi kedua perguruan tinggi yang digelar di Banda Aceh pada Rabu, (26/11/2025).
Rektor Unsyiah Banda Aceh, Prof. Marwan mengatakan pihaknya saat ini memiliki sebanyak 153 program studi yang tersebar pada jenjang S1, S2, dan S3. Beberapa program studi unggulan di antaranya mencakup bidang Kedokteran, Teknik, Kelautan, MIPA, Pertanian, Ekonomi, Bisnis dan Kebencanaan. Dengan pengalaman panjang dalam pengelolaan Prodi-prodi umum dan profesional tersebut, USK siap memberikan pendampingan teknis kepada UINSW Kediri.
“Alhamdulillah beberapa kampus PTKIN yang hendak membuka prodi umum juga pernah mendapatkan asistensi seperti UIN Ar-Raniry dan kampus yang lain. Pengalaman yang cukup kuat dalam tata kelola Prodi, mulai dari proses pembukaan hingga pengembangan kualitas dan akreditasinya sangat terbuka untuk berbagi praktik baik dan memberikan asistensi agar UINSW Kediri dapat memperluas spektrum keilmuannya,” ujar Prof. Marwan.
Ia menambahkan pihaknya menyambut baik peluang kerja sama timbal balik dengan UINSW Kediri dalam bidang penguatan pengetahuan keagamaan bagi mahasiswa USK. Hal ini diiharapkan dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara etika dan nilai keagamaan.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan UINSW Kediri, Prof. Dimyati Huda menuturkan apresiasi tinggi atas kesediaan USK membantu proses percepatan pembukaan Prodi baru di UINSW. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah strategis bagi kampus yang sedang berkembang untuk memperkuat kapasitas akademik dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kolaborasi ini sangat berarti bagi kami. USK adalah perguruan tinggi dengan reputasi nasional dan internasional. Pendampingan ini akan membantu memastikan Prodi baru yang dibuka tidak hanya memenuhi standar administratif, tetapi juga unggul secara akademik,” ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas kemungkinan pengembangan Prodi lintas disiplin yang relevan dengan kebutuhan era digital dan tantangan pembangunan daerah. Selain asistensi pendirian Prodi, kerja sama juga akan diarahkan pada penyusunan kurikulum, peningkatan mutu dosen, serta penguatan penelitian dan publikasi bersama.
Ke depan, USK dan UINSW Kediri segera membentuk tim teknis untuk menindaklanjuti kerja sama ini melalui serangkaian workshop, dan pendampingan penyusunan borang pendirian Prodi. Kerja sama ini diharapkan menjadi momentum penting UINSW Kediri dalam meningkatkan daya saing dan menghadirkan Prodi-prodi yang berkualitas, adaptif, responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.





