Being Excellent with Islamic Values

Contact Info

Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
info@iainkediri.ac.id
0354 - 689282

Follow Us

Imam Masjid Al-Aqsa Serukan Amanah Kolektif Umat Islam untuk Palestina di IGIC 2026, Rektor UIN Syekh Wasil Kediri Dukung Penuh

UINSW Newsroom - Konferensi internasional para imam besar dunia atau International Grand Imam Conference (IGIC) 2026 di Masjid Istiqlal, Jakarta, menjadi momentum strategis dalam menguatkan solidaritas bagi Palestina. Perhelatan akbar tingkat dunia ini dihadiri langsung oleh Mufti Agung Al-Quds sekaligus Imam Masjid Al-Aqsa Palestina, Syekh Muhammad Hussein, yang menyampaikan pesan persatuan penuh makna kepada kaum muslimin dunia.

Dalam tausiyahnya, Syekh Muhammad Hussein menegaskan bahwa pembebasan Palestina merupakan amanah kolektif bagi seluruh umat Islam, bukan hanya beban rakyat Palestina semata. Keterikatan akidah antara Masjidil Haram di Makkah, Masjid Nabawi di Madinah, dan Masjid Al-Aqsa di Al-Quds membebankan tanggung jawab moral lintas wilayah. Selama Baitul Maqdis belum merdeka, martabat dan ukhuwah kaum muslimin sedunia sejatinya tengah diuji.

Ia menjelaskan bahwa amanah besar ini menuntut sinergi nyata antara kekuatan doa dan perjuangan. Bentuk nyata amanah diwujudkan melalui penguatan konsensus bersama (wahdatul kalimah), konsistensi dukungan kemanusiaan, serta ikhtiar diplomatik yang gigih. Ikhtiar bersama ini bertujuan agar Baitul Maqdis kembali merdeka dan terbuka lebar bagi seluruh muslim untuk beribadah dengan damai di dalamnya.

Seruan tersebut disambut hangat dan penuh apresiasi oleh Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Wahidul Anam. Ia menegaskan komitmen moral dan kepedulian sivitas akademika terhadap pentingnya tanggung jawab pembebasan Palestina yang kini berada di pundak seluruh kaum muslimin dunia tanpa terkecuali.

"Pesan Syekh Muhammad Hussein mengingatkan kita semua bahwa perjuangan membela Al-Aqsa tidak mengenal sekat teritorial. Dukungan kemanusiaan serta usaha diplomatik keagamaan yang digagas Kementerian Agama harus terus dikawal bersama secara konsisten demi kedamaian. Sivitas akademika siap mendukung penuh perjuangan keadilan ini," tutur Wahidul Anam.

Ia menambahkan, ikhtiar diplomasi spiritual berbasis nurani yang digagas Kementerian Agama RI melalui IGIC 2026 membuka ruang dialog damai yang sangat strategis. Sinergi antara doa, aksi solidaritas kemanusiaan, dan gerakan diplomasi global diharapkan menjadi kekuatan bersama yang mampu menghentikan kezaliman serta menghadirkan keadilan sejati bagi bangsa Palestina.

Berita Lainnya