Being Excellent with Islamic Values

Contact Info

Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127
[email protected]
0354 - 689282

Follow Us

Produk Pesantren, di Tengah Geliat Sertifikasi Halal

UINSW Newsroom – Di dalam rangkaian rihlah wisausaha halal Tim Halal Center UIN Syekh Wasil Kediri mengunjungi Bakery al-Barakah, salah satu produk dari usaha Pondok Modern (PM) al-Barakah Nganjuk yang telah memiliki produk halal pada Jum’at siang (21/11/2025). 

Di dalam supermarket Program sertifikasi halal untuk usaha mikro kecil melalui Halal Center UIN Syekh Wasil Kediri telah menghantarkan banyak pelaku usaha mendapatkan sertifikat halal. Di tahun 2025 ini tercatat sebanyak 3.069 sertifikat halal terbit melalui fasilitasi Halal Center UIN Syekh Wasil Kediri. Data tersebut menunjukkan, setidaknya, ada 3.069 jenis produk telah tersertifikasi halal. Artinya, telah banyak produk-produk UMK di wilayah Kediri dan sekitarnya yang telah dinyatakan sebagai produk yang halal. 

Menurut Direktur Halal Center, Ropingi, pengurusan sertifikat halal dilakukan secara online melalui para pendamping halal. Halal Center Syekh Wasil, tercatat memiliki 903 pendamping proses produk halal (P3H) yang tersebar di Kediri dan sekitarnya. Sebaran P3H ini memungkinkan Halal Center dapat mendampingi banyak pelaku usaha untuk mengurus sertifikat halal.

Bakri Al Barokah adalah salah satu produk unit usaha PM Al Barokah Nganjuk. Produk ini telah terdaftar sebagai produk yang memenuhi standar halal. Pendaftaran sebagai produk halal diajukan melalui Halal Center UIN Syekh Wasil Kediri. Menurut penuturan salah satu pegawai al Barakah kepada Tim Halal Center saat kunjungan, unit usaha al Barakah ini telah menjadi binaan Bank Indonesia (BI) Kediri dan bahkan telah mendapatkan bantuan beberapa mesin pemanas (mesin oven) untuk produksi. “Mesin ini adalah bantuan dari BI pada tahun 2021 dan 2023. Dengan bantuan ini al Barakah dapat meningkatkan volume produksi dalam setiap harinya. Pada situasi normal, tanpa pesanan, kami memproduksi 100 sampai 200 pcs untuk dijual di swalayan dan juga diambil oleh beberapa tengkulak yang ada di sekitar.” Kata salah satu pegawai yang masih baru satu tahun masuk di PM al-Barakah.

Saat ini, Bakery al Barakah memperoleh pesanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat untuk menyediakan 2.000-3.000 biji setiap hari sabtu. Sebagai informasi tambahan, untuk menjaga kualitas SPPG yang bertugas menyediakan Makan Bergizi Gratis (MBG) dituntut untuk menyediakan produk-produk yang telah bersertifikat halal. Untuk proses produksinya pun didorong kuat untuk diawasi oleh Penyelia, yakni satuan pengawas mutu internal tentang aspek kehalalan produk.

Dalam kunjungan ini, Tim Halal Center UIN Syekh Wasil menekankan pentingnya menjaga pemenuhan bahan halal dan aspek kebersihan. Bahan-bahan baku yang digunakan harus bersertifikat halal. “Dalam proses mengolah, tolong menggunakan masker, penutup kepala, dan sarung tangan ya mbak.” Kata Adkhi Adkhi Rizfa, salah satu Tim Halal Center kepada pegawai pengelola bakery al Barakah. 


Penulis: Aziza Anggi Maiyanti (kont) I Editor: Ropingi el-Ishaq

Berita Lainnya